Menjelang peluncuran resminya, Samsung Galaxy A57 dan Galaxy A37 sudah lebih dulu mencuri perhatian berkat bocoran harga yang beredar luas. Informasi ini muncul dari sejumlah toko online di Afrika, yang secara tidak langsung memberi gambaran awal untuk pasar global, termasuk Indonesia.
Bocoran Harga Samsung Galaxy A57 dan A37
Untuk Galaxy A37, harga yang ditawarkan berada di kisaran Rp 4 jutaan hingga Rp 6 jutaan tergantung varian memori. Sementara Galaxy A57 diposisikan sedikit lebih tinggi, yakni sekitar Rp 6 jutaan hingga hampir Rp 8 jutaan. Selisih harga ini menunjukkan perbedaan segmentasi yang cukup jelas di antara keduanya.

Jika dibandingkan dengan generasi sebelumnya, harga ini tidak mengalami lonjakan drastis. Namun, di tengah isu kenaikan harga komponen seperti memori, banderol tersebut bisa terasa sedikit lebih mahal bagi sebagian konsumen.
Meski begitu, strategi Samsung tampaknya masih menjaga keseimbangan antara harga dan fitur. Artinya, meskipun harga sedikit naik, peningkatan yang dibawa juga cukup signifikan. Ini menjadi poin penting bagi pengguna yang mencari smartphone tahan lama dengan dukungan software panjang.
Spesifikasi Unggulan Samsung Galaxy A57 dan A37
Masuk ke sektor spesifikasi, kedua ponsel ini hadir dengan peningkatan yang cukup terasa di kelas menengah. Galaxy A37 dibekali chipset Exynos 1480, sedangkan Galaxy A57 menggunakan Exynos 1680 yang lebih baru dan tentunya lebih bertenaga.

Kapasitas RAM hingga 8 GB dan penyimpanan internal mencapai 256 GB membuat keduanya cukup mumpuni untuk kebutuhan multitasking maupun penyimpanan file besar. Hal ini menjadi nilai tambah, terutama bagi pengguna aktif yang sering menggunakan banyak aplikasi sekaligus.
Di bagian layar, Samsung tampaknya tidak main-main. Kedua perangkat mengusung panel OLED 6,7 inci dengan resolusi Full HD+ dan refresh rate 120 Hz. Tampilan visual dijamin halus dan tajam, bahkan saat digunakan di bawah sinar matahari berkat tingkat kecerahan yang tinggi.
Perbedaan mulai terlihat pada dukungan fitur HDR. Galaxy A57 sudah mendukung HDR10+, yang memberikan kualitas warna dan kontras lebih hidup saat menonton konten. Sementara Galaxy A37 masih belum memiliki fitur ini.
Untuk daya tahan, baterai 5.000 mAh dengan fast charging 45W menjadi standar yang cukup solid. Sayangnya, fitur wireless charging masih belum tersedia, yang mungkin menjadi kekurangan bagi sebagian pengguna.
Desain, Software, dan Nilai Jangka Panjang
Selain spesifikasi, desain juga menjadi pembeda utama antara kedua model ini. Galaxy A57 hadir dengan rangka aluminium yang memberikan kesan lebih premium, sedangkan Galaxy A37 masih menggunakan material plastik. Meski begitu, keduanya tetap dilengkapi perlindungan Gorilla Glass Victus+ serta sertifikasi IP67 yang tahan air dan debu.
Dari sisi software, Samsung memberikan nilai lebih yang cukup jarang ditemukan di kelas menengah. Kedua perangkat langsung menjalankan Android 16 dengan antarmuka One UI terbaru. Tidak hanya itu, Samsung juga menjanjikan dukungan pembaruan hingga enam generasi Android.
Ini menjadi investasi jangka panjang yang sangat menarik, terutama bagi pengguna yang tidak ingin sering mengganti smartphone. Dukungan update yang panjang berarti perangkat akan tetap aman dan relevan dalam beberapa tahun ke depan.
Jika dilihat secara keseluruhan, Galaxy A57 dan A37 bukan hanya sekadar upgrade biasa. Samsung tampaknya ingin menghadirkan perangkat mid-range yang lebih “future-proof”, baik dari sisi performa maupun software.
Baca juga:
- Ini Dia Daftar Harga Samsung Galaxy S26 Yang Baru Rilis di Indonesia!
- Samsung Galaxy M17e 5G Bocor! Bawa Baterai 6.000 mAh, Katanya Bisa Tahan 2 Hari?
- Samsung Galaxy S25 Ultra vs iPhone 17 Pro Max: Mana yang Benar-Benar Unggul?
Cari gadget berkualitas dengan harga terbaik? Temukan pilihan laptop, PC, dan komponen PC dengan harga terbaik hanya di Pemmz.com.
Cari tahu juga update berita terkini dan teraktual seputar teknologi dan gadget di Pemmzchannel.com.



















