Diluncurkan ke pasar Indonesia pertengahan Agustus 2020, MSI Bravo 15 menawarkan laptop gaming terjangkau yang dipersenjatai dengan prosesor AMD Ryzen generasi terbaru berteknologi 7nm. Seri Bravo 15 ini merupakan yang kedua dari laptop MSI dengan logo barunya Thunderbird setelah sebelumnya yaitu seri Alpha 15.
Seri Bravo 15 hadir dalam dua SKU yaitu Bravo 15 A4DDR-232ID dan Bravo 15 A4DDR-233ID. Perbedaan seri tersebut ditandai dengan prosesor yang digunakan. Untuk SKU 232ID menggunakan AMD Ryzen 7 4800H dan SKU 233ID menggunakan AMD Ryzen 5 4600H. Untuk chip grafisnya sama-sama menggunakan AMD Radeon RX5500M GDDR6 4GB.
Sebagai laptop gaming yang rentan panas, Bravo 15 juga dipersenjatai dengan teknologi Cooler Boost 5 yang eksklusif memberikan solusi termal inovatif dengan 2 kipas dan 6 heat pipes yang bekerja dengan meminimalisir panas dan memaksimalkan aliran udara pada chassis yang ringkas.
Sistem pendingin ini juga dilengkapi dengan 3 exhaust dan lubang masuk udara yang simetris di cover bagian bawah. Teknologi ekslusif MSI ini mampu memberikan perfoma gaming yang lancar dan merupakan solusi atas permasalahan suhu tinggi yang kerap kali dihadapi para gamer.
Spesifikasi lain yang sama yaitu layar 15,6 inci dengn resolusi full HD dengan panel IPS. Memiliki refresh rate 144Hz dan NTSC 45%, bezel pada layarnya memiliki ukuran tipis sehingga memberi kesan tampilan yang lebih lega.

Begitu pula dengan keyboard yang sama-sama memiliki backlight warna merah. Untuk memori RAM menggunakan jenis DDR4 3200MHz dengan kapasitas 8GB. Baterainya memiliki kapasitas 51 Whr yang ditopang dengan adapter 180 watt.
Selain prosesor, yang berbeda adalah kapasitas storage. Menggunakan NVMe PCI2 SSD, SKU 232ID memiliki kapasitas lebih besar yaitu 512 GB. Sedangkan SKU 233ID kapasitasnya 256 GB. Untuk dimensi keduanya sama persis.
Dengan perbedaan spesifikasi pada prosesor dan storage, Bravo 15 A4DDR-232ID dijual sedikit lebih mahal yaitu Rp 14.999.000. Sedangkan Bravo 15 A4DDR-233ID dibanderol harga lebih murah yaitu Rp 12.999.000.
Editor: Salman “mmonrz”





















