Pasar ponsel bekas di Amerika Serikat awal 2026 menghadirkan kejutan menarik. Model flagship terbaru dari Apple justru menjadi perangkat paling sering masuk pasar second hanya beberapa bulan setelah peluncurannya. Data dari platform pembanding harga gadget bekas, SellCell, menunjukkan bahwa iPhone 17 Pro Max menguasai sekitar 11,5% pangsa pasar ponsel bekas pada awal Februari 2026.
Angka ini meningkat tajam dibandingkan sekitar 5% pada akhir November 2025. Yang lebih menarik, kenaikannya tidak terjadi secara tiba-tiba. Dalam waktu sekitar 12 minggu, perangkat ini melesat dari posisi kedelapan menjadi yang paling banyak dijual. Tren ini memperlihatkan bahwa pasar ponsel bekas kini bukan lagi sekadar tempat pembuangan perangkat lama, melainkan bagian dari siklus konsumsi teknologi premium.
Banyak unit yang dijual juga masih dalam kondisi sangat baik. Hal ini mengindikasikan bahwa pengguna flagship modern cenderung mengganti perangkat lebih cepat dibandingkan sebelumnya.
Penyebab Utama iPhone 17 Pro Max Bekas Banyak Beredar
Salah satu faktor terbesar di balik ramainya iPhone 17 Pro Max bekas adalah depresiasi harga yang relatif rendah. Dalam sekitar 145 hari setelah rilis, nilai penurunannya hanya sekitar 25%. Ini lebih baik dibanding generasi sebelumnya yang mengalami penurunan harga lebih besar dalam periode sama.

Depresiasi rendah membuat perangkat flagship terasa “aman” untuk dibeli. Konsumen tahu bahwa jika suatu saat ingin menjualnya kembali, kerugiannya tidak terlalu besar. Inilah yang membuat banyak orang berani membeli versi tertinggi sejak awal.
Selain itu, pola konsumsi pengguna premium juga berubah. Banyak pembeli flagship ingin merasakan teknologi terbaru, tetapi tidak selalu berniat memakainya dalam jangka panjang. Setelah mencoba beberapa bulan, mereka menjualnya kembali dan beralih ke model lain yang lebih sesuai kebutuhan atau harga.
Menurut laporan media teknologi PhoneArena, sebagian pengguna kemungkinan turun ke model yang lebih murah seperti varian Pro biasa atau bahkan generasi sebelumnya. Ada juga kemungkinan kecil berpindah ke Android, meskipun loyalitas ekosistem biasanya cukup kuat. Fenomena ini memperlihatkan bahwa pasar bekas kini menjadi bagian dari strategi konsumsi, bukan sekadar pilihan ekonomis.
Dampaknya bagi Pasar Gadget Bekas dan Pilihan Konsumen
Dominasi iPhone 17 Pro Max juga menunjukkan bahwa pasar ponsel bekas semakin didorong oleh perangkat flagship. Dalam daftar 20 ponsel paling banyak dijual kembali, sebagian besar diisi oleh model iPhone dari berbagai generasi. Namun bukan berarti kompetitor tidak hadir. Beberapa perangkat Android premium seperti model dari Samsung juga mulai muncul dalam daftar, meski porsinya masih lebih kecil.

Bagi konsumen, kondisi ini sebenarnya menguntungkan. Banyaknya unit flagship yang dijual dalam kondisi prima membuka peluang mendapatkan ponsel kelas atas dengan harga lebih terjangkau. Pembeli bisa memperoleh performa tinggi, kamera unggulan, serta masa pakai panjang tanpa harus membeli baru.
Sementara bagi penjual, tren ini membuktikan bahwa membeli ponsel premium tidak selalu berisiko tinggi. Selama perangkat dirawat dengan baik, nilai jual kembalinya tetap kuat dan mudah dipasarkan. Ke depan, pola ini kemungkinan akan terus berlanjut. Siklus upgrade yang semakin cepat, ditambah stabilnya nilai jual perangkat premium, bisa membuat pasar ponsel bekas menjadi salah satu sektor paling dinamis di industri smartphone.
Baca juga:
- Apple Siapkan MacBook Versi Terjangkau Berbasis Chip iPhone, Rilis Perdana Paruh Pertama 2026?
- iPhone 17 Warna Cosmic Orange Laris di China, Disebut Bawa Hoki Besar!
- Rekomendasi 5 iPhone Paling Ngebut 2026, Cocok Buat Gaming Berat!
Cari gadget berkualitas dengan harga terbaik? Temukan pilihan laptop, PC, dan komponen PC dengan harga terbaik hanya di Pemmz.com.
Cari tahu juga update berita terkini dan teraktual seputar teknologi dan gadget di Pemmzchannel.com.



















