Google kembali memancing rasa penasaran penggemar gadget lewat bocoran Google Pixel 10a warna Berry yang beredar menjelang jadwal rilis resminya. Meski hanya berupa gambar yang dikirim sumber anonim, bocoran ini cukup kuat untuk memunculkan diskusi baru soal arah desain dan strategi Google di segmen ponsel kelas menengah.
Yang menarik, warna Berry ini bukan sekadar variasi warna biasa. Google tampaknya ingin membangun identitas visual yang lebih berani dan dewasa. Jika selama ini Pixel dikenal dengan warna-warna kalem dan pastel, Berry hadir sebagai pink gelap dengan kesan elegan berbeda, tapi tetap aman untuk pasar luas.
Secara desain, Pixel 10a masih mempertahankan ciri khas lini A-series. Modul dua kamera belakang disusun horizontal dengan LED flash di sampingnya, sementara logo “G” tetap berada di tengah bodi belakang. Pendekatan ini menunjukkan bahwa Google tidak ingin mengubah identitas desain secara drastis, melainkan memperkuatnya melalui pilihan warna yang lebih ekspresif.
Warna “Berry” Pink Gelap Curi Perhatian
Salah satu detail yang membuat bocoran ini semakin masuk akal adalah kemunculan warna Berry yang sama pada Pixel Buds 2a. Kesamaan warna ini bukan kebetulan, melainkan sinyal kuat bahwa Google sedang menyiapkan peluncuran ekosistem produk yang saling melengkapi.

Strategi ini cukup cerdas. Di kelas menengah, konsumen tidak hanya mempertimbangkan spesifikasi, tetapi juga estetika dan keserasian perangkat. Ponsel dan earbuds dengan warna senada memberi nilai tambah emosional, terutama bagi pengguna yang peduli tampilan.
Dari sisi desain fisik, Pixel 10a terlihat mengikuti tren smartphone modern. Bingkai datar di seluruh sisi memberikan kesan tegas, sementara penempatan tombol power di atas tombol volume tetap konsisten dengan DNA Pixel. Layarnya diperkirakan datar dengan punch hole kamera depan di tengah, bezel seragam, dan tampilan yang bersih tanpa kesan berlebihan.
Meskipun bezel bukan yang paling tipis di kelasnya, tampilannya masih tergolong rapi dan proporsional. Hal ini menunjukkan bahwa Google lebih fokus pada keseimbangan desain dan fungsionalitas, bukan sekadar mengejar tren ekstrem.
Spesifikasi Pixel 10a
Dari sisi performa, Google Pixel 10a diperkirakan mengusung spesifikasi yang realistis untuk pasar menengah. Alih-alih melakukan lompatan besar, Google memilih pendekatan penyempurnaan dari generasi sebelumnya. Layar berukuran 6,3 inci dengan refresh rate 120Hz menjadi nilai jual utama, terutama bagi pengguna yang menginginkan pengalaman scrolling dan gaming lebih mulus. Dukungan RAM 8GB dan baterai 5.100 mAh juga menunjukkan fokus pada kenyamanan penggunaan harian, bukan sekadar angka di atas kertas.

Chipset Google Tensor G4 versi mid-range diprediksi menjadi otak utama Pixel 10a. Meski bukan varian flagship, Tensor G4 tetap menawarkan keunggulan pada pemrosesan AI, fotografi komputasional, dan efisiensi system, area yang selama ini menjadi kekuatan Pixel.
Jika bocoran jadwal rilis terbukti benar, Pixel 10a kemungkinan akan meluncur pada akhir Februari atau awal Maret 2026. Warna Berry bisa menjadi pembeda penting di tengah persaingan ponsel kelas menengah yang semakin padat. Bukan hanya soal performa, tetapi juga soal karakter dan identitas produk.
Baca juga:
- Jaminan Update iQOO 15 Kini 7 Tahun! Serius Saingi Pixel, Dapat 5x Update Android
- Pixel Duo Concept: HP Unik dengan Panel E-Ink Jumbo & Layar IPS 120Hz
- Xiaomi 17 Ultra vs Pixel 10 Pro XL: Adu Kamera, Performa, dan AI Terbaru!
Cari gadget berkualitas dengan harga terbaik? Temukan pilihan laptop, PC, dan komponen PC dengan harga terbaik hanya di Pemmz.com.
Cari tahu juga update berita terkini dan teraktual seputar teknologi dan gadget di Pemmzchannel.com.



















