Tersesat ketika sedang hiking bukan sekadar perkara salah mengambil jalur. Di tengah hutan atau kawasan pegunungan, menemukan kembali posisi bisa menjadi tantangan serius, terutama ketika sinyal ponsel tidak tersedia. Karena itu, membawa perangkat pendukung keselamatan bisa menjadi keputusan yang cukup masuk akal. Salah satu perangkat yang menarik perhatian adalah Nitecore NWE10.
Bentuknya mungil, tetapi fungsi utamanya cukup spesifik: mengeluarkan suara keras sebagai sinyal untuk membantu menunjukkan keberadaan pengguna saat kondisi darurat.
Suara 126 dB Jadi Andalan Utama Nitcore NWE10
Hal yang paling menonjol dari Nitecore NWE10 adalah kemampuan menghasilkan suara hingga 126 dB pada frekuensi sekitar 3.300 Hz. Volume sebesar ini dirancang agar suara lebih mudah terdengar dari jarak yang cukup jauh, sehingga bisa digunakan untuk menarik perhatian orang lain ketika posisi sulit ditemukan.

Nitecore NWE10 juga memiliki mode SOS yang bekerja secara berkala. Alih-alih terus berbunyi tanpa henti, sinyal dikeluarkan dalam interval tertentu. Pola seperti ini membuat perangkat lebih cocok sebagai penanda lokasi dalam situasi darurat.
Ada pula Beacon Mode yang dirancang sebagai sinyal berkala. Berdasarkan klaim produsennya, baterai dapat bertahan hingga sekitar 80 jam, sehingga pengguna tidak perlu terlalu sering mengkhawatirkan daya ketika harus berada di alam dalam waktu lama.
Ringan, Tahan Kondisi Ekstrem, dan Bisa Diisi USB-C
Untuk perangkat yang ditujukan sebagai perlengkapan darurat, ukuran dan bobot tentu menjadi pertimbangan penting. Nitecore NWE10 memiliki bobot sekitar 37 gram, sehingga relatif mudah diselipkan ke tas, saku, atau perlengkapan outdoor tanpa menambah beban berarti.

Ketahanan terhadap lingkungan juga menjadi nilai tambah. Nitecore NWE10 memiliki rating IPX7 dan dirancang tetap dapat digunakan pada temperatur hingga -40 derajat Celsius. Artinya, NWE10 bukan sekadar alarm biasa yang hanya cocok digunakan dalam kondisi cuaca ideal.
Menariknya lagi, perangkat ini menggunakan konektor USB-C. Ketika daya mulai menipis, pengguna dapat menghubungkannya ke power bank dan tetap mengoperasikan perangkat sembari mengisi baterai. Fitur semacam ini cukup berguna ketika perjalanan berlangsung lebih lama dari perkiraan.
Nitecore NWE10 Bukan Pengganti Smartphone, tetapi Bisa Jadi Cadangan
Nitecore NWE10 sebaiknya tidak dipandang sebagai pengganti smartphone, GPS, atau perlengkapan navigasi. Fungsi utamanya jauh lebih sederhana, yaitu menjadi alat bantu untuk memberi sinyal suara ketika keadaan darurat terjadi.
Pilihan warna yang tersedia juga cukup beragam, termasuk oranye, hitam, putih, dan hijau. Untuk aktivitas outdoor, warna mencolok seperti oranye punya keuntungan tersendiri karena lebih mudah ditemukan ketika perangkat terjatuh atau terselip di antara perlengkapan.
Dengan harga sekitar US$20 atau kisaran Rp350 ribuan berdasarkan informasi pada sumber, Nitecore NWE10 bisa dipertimbangkan sebagai perlengkapan tambahan bagi pendaki, camper, maupun orang yang sering beraktivitas di lokasi terpencil.
Pada akhirnya, perangkat kecil seperti ini mungkin baru terasa penting ketika situasi tidak berjalan sesuai rencana. Membawanya bukan berarti mengharapkan keadaan darurat, tetapi lebih kepada menyiapkan satu lapisan pengaman tambahan sebelum masuk ke alam bebas.
Baca juga:
- Android 16 Resmi Hadirkan Dukungan LE Audio untuk Alat Bantu Dengar!
- Canva Perkenalkan Alat AI Terbaru, Bikin Desain Makin Simpel!
- Sony FHIBE Resmi Meluncur, Alat Pengukur Bias AI Paling Canggih Saat Ini!
Cari gadget berkualitas dengan harga terbaik? Temukan pilihan laptop, PC, dan komponen PC dengan harga terbaik hanya di Pemmz.com.
Cari tahu juga update berita terkini dan teraktual seputar teknologi dan gadget di Pemmzchannel.com.

















