Samsung Galaxy A37 5G hadir sebagai opsi “lebih terjangkau” dari lini atasnya, Galaxy A57. Namun di pasar yang kompetitif, selisih harga tipis justru membuat posisi A37 terasa kurang jelas. Di kisaran harga 5 jutaan akhir, banyak pengguna mulai mempertimbangkan apakah perangkat ini benar-benar worth it atau justru kalah menarik dibanding pilihan lain.
Perbedaan Samsung A37 vs A57

Desain dan Layar
Sekilas, Galaxy A37 5G memang punya tampilan yang modern dan tidak jauh berbeda dari saudaranya yang lebih mahal. Desainnya bersih dengan gaya minimalis khas Samsung. Namun ketika digunakan langsung, perbedaan kualitas mulai terasa.
Material yang digunakan masih berbasis plastik, sehingga sensasi premium-nya belum maksimal. Berbeda dengan seri di atasnya yang sudah memakai frame metal, A37 terasa sedikit “biasa” saat digenggam. Walaupun begitu, kehadiran sertifikasi IP68 tetap jadi nilai plus karena memberikan perlindungan terhadap air dan debu.
Masuk ke sektor layar, A37 sudah dibekali panel Super AMOLED dengan refresh rate 120Hz yang membuat tampilan terasa halus dan nyaman di mata. Kualitas warna tetap tajam dan cerah, cocok untuk menikmati konten multimedia. Sayangnya, desain bezel yang masih agak tebal membuat tampilannya terlihat sedikit tertinggal dibanding tren smartphone saat ini.
Performa dan Kamera
Di sektor performa, Galaxy A37 menggunakan chipset yang sebenarnya masih mumpuni untuk aktivitas sehari-hari seperti browsing, media sosial, dan streaming. Namun saat masuk ke penggunaan lebih berat seperti gaming, performanya mulai terasa terbatas.
Menariknya, ada fenomena unik di mana performa justru terasa lebih stabil setelah perangkat mengalami peningkatan suhu. Sayangnya, suhu yang cukup tinggi ini bisa mengurangi kenyamanan penggunaan dalam jangka panjang, terutama bagi pengguna yang gemar bermain game.
Untuk urusan kamera, A37 menawarkan kamera utama 50MP yang mampu menghasilkan foto dengan karakter khas Samsung warna cerah dan tampilan yang “aman” di berbagai kondisi pencahayaan. Hasilnya cukup memuaskan untuk kebutuhan sehari-hari.
Di sisi lain, kamera ultrawide-nya memang tidak selalu konsisten. Dalam beberapa kondisi, hasilnya bisa terlihat tajam, tetapi di situasi lain justru kurang optimal. Ini membuat pengalaman fotografi terasa sedikit kurang stabil.
Apakah Samsung Galaxy A37 5G Masih Layak Dibeli?
Jika melihat keseluruhan paket, Galaxy A37 5G sebenarnya bukan perangkat yang buruk. Fitur yang ditawarkan masih relevan untuk penggunaan harian, dan dukungan software terbaru menjadi nilai tambah tersendiri.

Namun, masalah utamanya ada pada positioning harga. Dengan selisih yang tidak terlalu jauh dari model di atasnya, banyak pengguna akan tergoda untuk langsung “naik kelas” demi mendapatkan peningkatan signifikan di performa, desain, dan pengalaman penggunaan secara keseluruhan.
Bahkan jika dibandingkan dengan generasi sebelumnya di harga yang mirip, ada opsi yang terasa lebih solid dari segi build quality dan performa. Ini membuat A37 seperti berada di posisi yang kurang menguntungkan.
Pada akhirnya, keputusan kembali ke kebutuhan dan budget. Jika Anda mencari smartphone Samsung di kisaran harga 5 jutaan dan tidak terlalu mengejar performa tinggi, A37 masih bisa dipertimbangkan. Namun jika ada ruang untuk menambah budget sedikit, pilihan lain di atasnya jelas menawarkan value yang lebih baik untuk jangka panjang.
Kesimpulannya sederhana: dalam dunia smartphone, selisih harga kecil sering kali membawa perbedaan besar. Jadi, memilih dengan lebih bijak sejak awal bisa menghindarkan dari rasa kurang puas di kemudian hari.
Baca juga:
- Harga RAM Samsung Naik 30 Persen, Siap-siap Gadget Jadi Makin Mahal!
- Samsung Galaxy A57 5G Resmi di Indonesia, Usung Spek Gahar, Berapa Harganya?
- Teknologi DRAM Samsung Dibocorkan, Mantan Pegawai Akhirnya Divonis 7 Tahun!
Cari gadget berkualitas dengan harga terbaik? Temukan pilihan laptop, PC, dan komponen PC dengan harga terbaik hanya di Pemmz.com.
Cari tahu juga update berita terkini dan teraktual seputar teknologi dan gadget di Pemmzchannel.com.





















