Setelah sempat diperkenalkan secara global, akhirnya Apple AirTag 2 kini sudah bisa dibeli secara resmi di Indonesia. Kehadirannya cukup dinantikan, terutama bagi pengguna ekosistem Apple yang membutuhkan perangkat pelacak barang yang praktis dan akurat.
Di pasar Indonesia, AirTag generasi kedua ini sudah tersedia melalui distributor resmi seperti iBox. Untuk harga, Apple membanderol perangkat ini mulai dari Rp599.000 untuk satu unit. Bagi yang ingin lebih hemat, tersedia juga paket bundling berisi empat unit dengan harga Rp1.799.000, yang membuat harga per unitnya jadi lebih terjangkau.
Dengan harga tersebut, AirTag 2 masuk dalam kategori perangkat kecil dengan fungsi besar—terutama untuk membantu melacak barang seperti tas, dompet, hingga koper saat bepergian.
Fitur Baru Apple AirTag 2
Apple tidak hanya menghadirkan pembaruan kecil pada AirTag 2, tetapi juga meningkatkan performa secara signifikan. Salah satu peningkatan paling mencolok adalah penggunaan chip Ultra Wideband (UWB) generasi terbaru.

Teknologi ini membuat fitur Precision Finding menjadi lebih responsif dan diklaim hingga 50% lebih cepat dibanding versi sebelumnya. Artinya, pengguna bisa menemukan barang yang hilang dengan lebih akurat dan minim kesalahan arah.
Selain itu, Apple juga menyematkan chip Bluetooth terbaru yang memungkinkan jangkauan koneksi menjadi lebih luas. Hal ini sangat berguna ketika barang berada cukup jauh dari pengguna.
Tidak hanya soal pelacakan, AirTag 2 juga kini memiliki speaker internal dengan suara yang lebih kencang. Peningkatan hingga 50% ini memudahkan pengguna menemukan barang hanya dengan mengikuti suara, terutama di area yang ramai atau tertutup.
Fitur menarik lainnya adalah peningkatan pada Share Item Location. Pengguna kini bisa membagikan lokasi AirTag dengan pihak lain secara aman, termasuk pihak maskapai. Ini menjadi solusi praktis ketika bagasi hilang saat perjalanan, karena pihak terkait bisa langsung membantu melacaknya.
Desain Familiar, Baterai Tahan Lama
Walaupun banyak peningkatan dari sisi teknologi, Apple tetap mempertahankan desain AirTag yang simpel dan minimalis. Ukurannya masih sama seperti generasi pertama, sehingga pengguna lama tidak perlu membeli aksesori baru.

Hal ini menjadi nilai tambah tersendiri karena casing, gantungan, dan aksesoris lama tetap kompatibel. Jadi, pengguna bisa langsung upgrade tanpa repot. Untuk urusan daya, AirTag 2 masih menggunakan baterai koin CR2032 yang mudah ditemukan di pasaran. Apple mengklaim daya tahannya bisa lebih dari satu tahun, tergantung penggunaan.
Keunggulan lainnya adalah baterai ini bisa diganti sendiri oleh pengguna tanpa perlu ke service center. Ini membuat AirTag tetap praktis digunakan dalam jangka panjang.
Secara keseluruhan, AirTag 2 hadir sebagai penyempurnaan dari generasi sebelumnya. Dengan peningkatan akurasi, jangkauan lebih luas, dan fitur berbagi lokasi yang lebih aman, perangkat ini menjadi pilihan menarik bagi siapa saja yang ingin menjaga barang tetap aman.
Bagi pengguna Apple di Indonesia, kehadiran AirTag 2 jelas jadi kabar baik—terutama bagi yang sering bepergian atau mudah lupa menaruh barang.
Baca juga:
- iOS 26.5 Public Beta Resmi Dirilis oleh Apple, Ini Daftar Fitur Terbarunya!
- Cara Aktifkan ChatGPT Voice Mode di Apple CarPlay, Fitur yang Jarang Diketahui!
- Kabar Terbaru! Produksi iPhone Fold Molor, Tapi Apple Sesumbar Segera Rilis 2026!
Cari gadget berkualitas dengan harga terbaik? Temukan pilihan laptop, PC, dan komponen PC dengan harga terbaik hanya di Pemmz.com.
Cari tahu juga update berita terkini dan teraktual seputar teknologi dan gadget di Pemmzchannel.com.



















