Langkah besar kembali dilakukan Apple di awal tahun ini. Setelah memperkenalkan iPhone dan iPad generasi terbaru, kini fokus beralih ke lini laptop andalan mereka yakni MacBook Air Pro. Meski dari sisi desain terlihat identik dengan generasi sebelumnya, peningkatan yang dibawa kali ini lebih berpusat pada performa dan efisiensi mesin.
MacBook Air kini dibekali chip M5 terbaru dengan CPU hingga 10 core dan GPU 10 core. Apple mengklaim performanya hingga empat kali lebih cepat untuk tugas berbasis kecerdasan buatan dibanding generasi lama. Bukan hanya itu, kecepatan penyimpanan juga diklaim dua kali lebih cepat, memberikan pengalaman multitasking yang lebih responsif.
Di kelas profesional, MacBook Pro hadir dalam dua varian performa tinggi MacBook Air ProPro dan M5 Max. Untuk pengguna yang bekerja dengan rendering video, pengolahan grafis berat, hingga machine learning, konfigurasi CPU hingga 18 core dan GPU sampai 40 core pada varian M5 Max jelas menjadi daya tarik utama. Apple juga menyematkan akselerator neural generasi terbaru untuk mengoptimalkan beban kerja AI.
Menariknya, semua model kini mendukung Wi-Fi 7, Bluetooth 6, serta chip nirkabel N1 buatan Apple sendiri. Ini menunjukkan strategi perusahaan yang semakin fokus pada ekosistem internal dan integrasi vertikal.
Strategi Harga Baru di Tengah Krisis Memori Global
Kenaikan harga menjadi salah satu topik yang paling banyak dibicarakan. MacBook Air 13 inci kini dibanderol mulai US$1.099, sedangkan versi 15 inci mulai US$1.299. Untuk lini Pro, kenaikan juga terjadi di semua varian, termasuk model MacBook Air Pro M5 dan M5 Max.

Namun, kenaikan tersebut bukan tanpa alasan. Industri chip memori global tengah menghadapi tekanan suplai. Produsen komponen memprioritaskan kebutuhan pusat data AI yang jauh lebih menguntungkan dibanding perangkat konsumen. Dampaknya, biaya produksi laptop dan smartphone ikut terdorong naik.
Sebagai kompensasi, Apple meningkatkan kapasitas penyimpanan standar. MacBook Air kini hadir dengan 512 GB sebagai konfigurasi dasar. Sementara itu, semua MacBook Pro memiliki minimum 1 TB storage, bahkan varian tertinggi M5 Max langsung dibekali 2 TB. Ini menjadi peningkatan signifikan dibanding generasi sebelumnya.
CEO Apple, Tim Cook, sebelumnya menyebut bahwa perusahaan melihat lonjakan harga chip memori secara signifikan. Ia juga mengisyaratkan bahwa tekanan margin kemungkinan akan berlanjut sepanjang tahun. Langkah ini memperlihatkan pendekatan Apple yang lebih realistis: alih-alih menahan harga dan memangkas spesifikasi, mereka memilih menaikkan harga sambil memberikan peningkatan kapasitas yang terasa nyata bagi pengguna.
Monitor Baru MacBook Air Pro dan Sinyal Masa Depan Mac
Selain laptop, Apple juga memperbarui lini monitor eksternal dengan menghadirkan Studio Display standar dan Studio Display XDR. Keduanya sama-sama berukuran 27 inci dan dilengkapi kamera FaceTime 12 MP serta sistem speaker terintegrasi.

Versi XDR menjadi pilihan bagi profesional kreatif karena menggunakan panel mini-LED dengan tingkat kecerahan lebih tinggi, dynamic range lebih luas, dan refresh rate lebih baik. Monitor standar dibanderol mulai US$1.599, sedangkan versi XDR mulai US$3.299.
Di sisi lain, Apple juga menghentikan produksi Pro Display XDR 32 inci generasi sebelumnya. Ini menandakan reposisi strategi produk monitor mereka agar lebih tersegmentasi.
Yang tak kalah menarik, laporan menyebut Apple tengah menyiapkan MacBook harga terjangkau dengan chip turunan iPhone yang kemungkinan dinamakan MacBook Neo. Jika benar terealisasi, ini bisa menjadi pintu masuk baru bagi pengguna yang ingin masuk ke ekosistem Mac dengan budget lebih rendah.
Melihat keseluruhan strategi, Apple tampaknya tidak hanya menjual peningkatan spesifikasi. Mereka menjual kesiapan menghadapi era AI. Dengan performa hingga 30% lebih cepat pada lini Pro dan fokus pada akselerasi neural, arah pengembangan Mac kini semakin jelas: laptop bukan lagi sekadar alat kerja, melainkan pusat komputasi AI personal.
Dengan preorder dibuka dan ketersediaan resmi mulai 11 Maret, pertanyaannya bukan lagi apakah MacBook M5 lebih cepat—melainkan apakah peningkatan ini cukup menggoda pengguna lama untuk upgrade di tengah harga yang semakin premium.
Baca juga:
- Bocoran Produk Apple 2026: iPhone 18 Pro, Fold & MacBook Murah Terungkap!
- Akhirnya Datang! MacBook Pro M5 Mendarat di Indonesia, Segini Harganya!
- Apple Siapkan MacBook Versi Terjangkau Berbasis Chip iPhone, Rilis Perdana Paruh Pertama 2026?
Cari gadget berkualitas dengan harga terbaik? Temukan pilihan laptop, PC, dan komponen PC dengan harga terbaik hanya di Pemmz.com.
Cari tahu juga update berita terkini dan teraktual seputar teknologi dan gadget di Pemmzchannel.com.



















