Kabar mengejutkan datang dari rantai pasokan raksasa teknologi, Apple. Laporan terbaru dari analis keuangan terkemuka, Morgan Stanley, mengungkap nasib produksi Chip A20 Apple yang diprediksi akan menjadi otak dari iPhone generasi mendatang.
Dalam laporan tersebut, Apple dikabarkan berhasil melakukan negosiasi cerdas untuk mengamankan stok komponen penting hingga awal 2026. Namun, kabar ini juga membawa peringatan: biaya produksi chip super canggih ini dipastikan meningkat, yang berpotensi memengaruhi harga jual iPhone di masa depan.
Drama Harga Memori: NAND Aman, DRAM Melonjak
Berdasarkan pemeriksaan rantai pasokan di Taiwan, Morgan Stanley melaporkan bahwa Apple telah sukses mengamankan pasokan NAND (memori penyimpanan) yang cukup hingga kuartal pertama tahun 2026. Meskipun kesepakatan jangka panjang ini mungkin disertai sedikit kenaikan harga dari pemasok seperti KIOXIA, stok dipastikan aman.

Namun, tantangan terbesar ada pada sektor DRAM (memori kerja). Negosiasi harga DRAM untuk awal 2026 berjalan cukup alot. Analis memprediksi para pemasok memori akan menaikkan harga secara signifikan diperkirakan lebih dari 50% untuk menutup celah dengan harga pasar spot saat ini. Ini adalah kenaikan drastis mengingat sebelumnya Apple selalu mendapatkan harga kontrak yang sangat murah.
“Diskon” Spesial dari TSMC untuk Chip A20
Kabar baiknya, hubungan erat antara Apple dan TSMC (Taiwan Semiconductor Manufacturing Company) kembali membuahkan hasil manis. Di saat pelanggan lain harus menanggung kenaikan harga wafer fabrikasi kelas atas di kisaran angka mid-single digit, Apple hanya dikenakan kenaikan low-single digit.
Morgan Stanley: Apple has secured sufficient NAND inventory through C1Q26 (1Q 2026) at relatively favorable prices thanks to its deal with KIOXIA. However, with the existing contract set to expire, KIOXIA is highly likely to renegotiate pricing in early 2026. While KIOXIA has… https://t.co/JPBvEI8xTf
— Jukan (@jukan05) January 6, 2026
Apa artinya bagi Chip A20 Apple?
Teknologi 2nm: Chip ini akan dibangun menggunakan proses fabrikasi 2nm terbaru yang super efisien.
Kenaikan Biaya Terkendali: Berkat negosiasi ini, biaya per unit Chip A20 diperkirakan “hanya” naik sekitar 30% dibandingkan pendahulunya, Chip A19 (yang berbasis 3nm).
Temuan Morgan Stanley ini sekaligus membantah rumor sebelumnya dari Taiwan’s Economic Daily yang sempat membuat panik pasar. Rumor tersebut mengklaim harga Chip A20 akan melonjak hingga 80% (mencapai $280 per unit) karena inflasi komponen dan teknologi transistor nanosheet generasi pertama. Nyatanya, pengaruh volume pemesanan Apple yang masif berhasil menekan harga tersebut.
Masa Depan: Kamera 200MP di iPhone 21?
Selain membahas dapur pacu, laporan tersebut juga memberikan sedikit bocoran mengenai masa depan fotografi Apple. Morgan Stanley memprediksi bahwa Apple berencana beralih ke sensor kamera 200MP pada seri iPhone 21 yang dijadwalkan rilis tahun 2028.
Selain itu, Apple juga sedang menjajaki kerja sama dengan STMicro sebagai pemasok tambahan untuk sensor LiDAR, mendampingi Sony yang saat ini menjadi pemasok tunggal. Langkah ini dinilai strategis untuk menjaga keamanan rantai pasokan dan stabilitas harga di masa depan.
Baca juga:
- Pabrik iPhone di China Kena Serangan Siber, Apple Akhirnya Buka Suara!
- Bocoran Terbaru iPhone Edisi 20 Tahun, Apple Siap Hapus Bezel di 2027?
- Apple Tak Main-main! Mulai 2027, iPhone Rilis 7 Model Sekaligus dalam Setahun!
Cari gadget berkualitas dengan harga terbaik? Temukan pilihan laptop, PC, dan komponen PC dengan harga terbaik hanya di Pemmz.com.
Cari tahu juga update berita terkini dan teraktual seputar teknologi dan gadget di Pemmzchannel.com.



















