Transformasi digital di instansi pemerintah kini bukan lagi wacana belaka, dan langkah Badan Kepegawaian Negara (BKN) menjadi salah satu bukti nyatanya. Melalui Workshop Pemanfaatan Aplikasi Broadcasting, BKN kembali menguatkan ekosistem digital di internal lembaga dengan mengajak 120 Penanggung Jawab Kegiatan (PIC) dari berbagai unit pusat, kantor regional, hingga UPT. Tujuannya jelas: memastikan setiap unit mampu menghasilkan siaran digital yang lebih rapi, profesional, dan sesuai standar komunikasi modern.
Dalam beberapa tahun terakhir, kebutuhan penyelenggaraan acara hybrid meningkat sangat pesat. Karena itu, kemampuan SDM dalam mengelola produksi siaran digital bukan lagi tambahan kemampuan, melainkan bagian dari tuntutan kerja sehari-hari. Melalui pelatihan ini, BKN ingin memastikan setiap PIC memiliki bekal teknis dan pemahaman digital yang mumpuni.
Transformasi Digital Berjalan Lebih Cepat dengan Penguatan Infrastruktur
Direktur Infrastruktur Teknologi Informasi dan Keamanan Informasi (INTI) BKN, Yudhantoro Bayu, menegaskan bahwa proses digitalisasi di BKN kini bergerak jauh lebih cepat daripada sebelumnya. Acara luring maupun daring semakin sering dilakukan, sehingga kesiapan SDM dan perangkat pendukung harus sigap mengikuti perkembangan tersebut.

Dalam workshop ini, peserta tidak hanya menerima teori, tetapi juga terlibat dalam praktik langsung menggunakan aplikasi seperti OBS dan VMIX. Keduanya merupakan tools yang populer dalam produksi siaran digital profesional. Melalui sesi praktik ini, peserta diharapkan mampu menguasai teknik broadcasting dengan lebih percaya diri ketika kembali ke unit kerja masing-masing.
Tidak hanya itu, Yudhantoro juga memperkenalkan Layanan Helpdesk Terpusat—sebuah platform yang disiapkan untuk mempermudah pengajuan kebutuhan teknis terkait konferensi dan penyiaran. Dengan sistem yang terintegrasi, unit kerja dapat mengakses dukungan teknis secara lebih cepat dan efisien.
Empat Pilar Broadcasting dan Komitmen BKN Meningkatkan SDM
Sesi berikutnya menghadirkan Plt. Deputi SIDIGI, Jumiati, yang menekankan pentingnya empat pilar dasar dalam aktivitas broadcasting: skill teknis, literasi digital, etika publikasi, dan keamanan data. Keempat pilar ini menjadi fondasi agar setiap siaran digital yang diproduksi unit kerja tidak hanya berkualitas secara tampilan, tetapi juga aman dan sesuai standar publikasi lembaga negara.

Dukungan pimpinan BKN terhadap program ini terlihat jelas melalui kehadiran Wakil Kepala BKN Suharmen dan Sekretaris Utama BKN Imas Sukmariah. Imas menyampaikan apresiasi atas inisiatif Direktorat INTI dalam mendorong kompetensi SDM sekaligus menyediakan helpdesk terpusat sebagai bentuk layanan pendukung. Baginya, setiap jejak digital yang dihasilkan BKN adalah representasi profesionalisme dan akuntabilitas lembaga.
Penguatan infrastruktur digital dan peningkatan kemampuan SDM menjadi langkah strategis BKN untuk menghadapi tantangan era digital yang semakin kompleks. Dengan adanya workshop ini, BKN memastikan setiap unit kerja mampu beradaptasi secara cepat dan tetap menjaga standar layanan publik yang lebih baik.
Baca juga:
- Fitur Jobs Facebook Hadir, Sekarang Kamu Bisa Cari Lowongan Kerja Langsung dari Aplikasi!
- Begini Cara Scan Dokumen di WhatsApp Tanpa Install Aplikasi Tambahan!
- Baterai Laptop Boros? Ini Cara Cek Baterai Laptop (Health) Tanpa Aplikasi!
Cari gadget berkualitas dengan harga terbaik? Temukan pilihan laptop, PC, dan komponen PC dengan harga terbaik hanya di Pemmz.com.
Cari tahu juga update berita terkini dan teraktual seputar teknologi dan gadget di Pemmzchannel.com.



















