Pemmzchannel
  • NEWS
  • REVIEW
    • All
    • Components
    • Gadget
    • Game
    • Laptop & PC
    Laptop hibrida detachable ASUS ProArt PZ14 berwarna abu-abu tua di atas meja kayu dengan pencahayaan studio biru cobalt.

    Review ASUS ProArt PZ14: Beneran Kencang atau Cuma Janji Manis ARM?

    Tampilan fisik MacBook Air M4 berwarna abu-abu yang terbuka di atas meja kayu dengan pencahayaan biru.

    MacBook Air M4 Masih Worth It di 2026? Ini Alasan User Windows Migrasi

    Laptop Lenovo Yoga Slim 7a 14AGP11 berwarna gelap diletakkan di atas stand laptop meja kerja studio.

    Lenovo Yoga Slim 7a: Laptop Tipis Bertenaga AI Lokal Powerful!

    Tampilan cover belakang laptop gaming Axioo Pongo 535 warna hitam dengan logo Pongo merah.

    Review Axioo Pongo 535: Laptop Gaming Bagus yang Salah Momen?

  • TIPS & TRICK
  • ABOUT US
No Result
View All Result
  • 11tahun
  • About PEMMZCHANNEL – Media Online Review Laptop Gaming Terdepan di Indonesia
  • About Pemmzchannel – Media Online Review Laptop Gaming Terdepan di Indonesia (old)
  • About Us
  • Advertise With US
  • ASK Pemmzchannel
  • Contact Us
  • DWQA Ask Question
  • Featured at Pemmzchannel
  • IMPORT
  • Latest Pemmzchannel Video
  • News
  • Newsletter
  • Newsletter
  • Pemmz Gr8est Surprize
  • Pemmzchannel – Media Informasi, Review Gadget & Gaming
  • Privacy Policy
  • Promo PEMMZ Yogya
  • Shortcodes
  • Submit Karya
  • Subscribe to Pemmzchannel.com
  • Tarif JNE
  • test speed page
Pemmzchannel
  • NEWS
  • REVIEW
    • All
    • Components
    • Gadget
    • Game
    • Laptop & PC
    Laptop hibrida detachable ASUS ProArt PZ14 berwarna abu-abu tua di atas meja kayu dengan pencahayaan studio biru cobalt.

    Review ASUS ProArt PZ14: Beneran Kencang atau Cuma Janji Manis ARM?

    Tampilan fisik MacBook Air M4 berwarna abu-abu yang terbuka di atas meja kayu dengan pencahayaan biru.

    MacBook Air M4 Masih Worth It di 2026? Ini Alasan User Windows Migrasi

    Laptop Lenovo Yoga Slim 7a 14AGP11 berwarna gelap diletakkan di atas stand laptop meja kerja studio.

    Lenovo Yoga Slim 7a: Laptop Tipis Bertenaga AI Lokal Powerful!

    Tampilan cover belakang laptop gaming Axioo Pongo 535 warna hitam dengan logo Pongo merah.

    Review Axioo Pongo 535: Laptop Gaming Bagus yang Salah Momen?

  • TIPS & TRICK
  • ABOUT US
No Result
View All Result
Pemmzchannel

Review Star Control Origins: Eksplorasi Antariksa Secara Menyenangkan!

by Oscar Yudha S
20/10/2018
in Featured, Game, Review
A A
Share on FacebookShare on Twitter

Mungkin beberapa dari kalian pernah mendengar Star Control sebelumnya. Star Control pertama kali dirilis pada tahun 1990an dan Star Control Origins yang akan kami bahas kali ini merupakan prekuel dari Star Control Universe yang pernah rilis di PC pada tahun 1990.

Berlatar di tahun 2088, dimana para manusia mulai pergi ke antariksa untuk menjelajah alam semesta yang tugasnya mirip seperti Starfleet pada Star Trek Universe. Eksplorasi, riset, menjaga kedamaian, dan diplomasi merupakan tugas kamu sebagai kapten dari pesawat The Vindicator. Selain itu kamu juga bertugas untuk mengumpulkan dan menciptakan sekutu untuk melawan ancaman alien kuno yang mengancam memusnahkan ras manusia.

Star Control Origins merupakan sebuah game yang simpel dan mudah dipahami. Seperti game-game lainnya yang bertemakan luar angkasa, kamu dapat melalukan eksplorasi planet-planet yang ada. Ruang yang tersedia juga sangat luas karena banyak sistem tata surya yang bisa dikunjungi dengan menggunakan pesawat, serta mengumpulkan berbagai benda yang ada di dalamnya.

Saat mengunjungi planet-planet, kamu juga akan bertemu dengan beberapa ras alien yang bisa berinteraksi. Kamu bisa berinteraksi untuk menjalin relasi dengan alien-alien tersebut, serta akan tersedia beberapa pilihan saat dialog yang akan menentukan arah game. Setiap ras alien juga memiliki karakteristik yang berbeda-beda sehingga dibutuhkan strategi yang berbeda-beda untuk berkomunikasi.

Selama proses eksplorasi, mungkin kamu akan menemukan game ini terasa sedikit membosankan karena kamu akan terus mengulang-ulang eksplorasi ke tempat yang berbeda-beda. Namun, kamu juga perlu memiliki strategi agar proses eksplorasi kamu tidak terganggu karena kehabisan bahan bakar.

Selain itu kamu juga akan bertemu dengan alien-alien kuno yang akan mengganggu proses eksplorasi kamu. Untuk itu, Star Control Origins menyajikan sebuah sistem pertarungan saat kamu harus menghadapi musuh-musuh ini.

Di Star Control Origins, pesawat luar angkasa yang ada dapat dikustomisasi sesuai dengan selera. Terdapat mode tambahan yang memungkinkan kustomisasi kapal dan bangunan. Hasil desain tersebut juga dapat dibagikan dan digunakan oleh pemain lain melalui Steam Workshop. Kita pun juga dapat menggunakan hasil kustomisasi pengguna lain dengan men-download dari Steam Workshop.

Star Control Origins memiliki kebutuhan spesifikasi yang ringan dengan kebutuhan hanya prosesor dual core dengan RAM 4 GB. Kami memainkan game ini menggunakan sistem AMD Ryzen 7 1800X dengan kartu grafis AMD RX 580 dan mendapatkan rata-rata 140 FPS. Selain membeli game ini melalui Steam, kamu juga bisa mendapatkannya secara grafis untuk setiap pembelian kartu grafis AMD Radeon RX Vega, RX 580, atau RX 570.

Kesimpulannya, Star Control Origins adalah sebuah game dengan genre eksplorasi antariksa yang dikemas dengan cukup menarik. Game ini termasuk simpel dan sangat mudah untuk dipahami. Namun karena sederhana, Star Control Origins ini mungkin tidak cocok untuk kamu yang menyukai game yang lebih kompleks dan serius,

Plus

Related Post

Perwakilan ASUS Indonesia memamerkan konsol handheld ROG Xbox Ally X20 beserta kacamata AR dan protector case.

ROG XBOX Ally X20 Resmi Dirilis di Indonesia, Usung Layar OLED & Spesifikasi Monster

16/10/2026
Laptop hibrida detachable ASUS ProArt PZ14 berwarna abu-abu tua di atas meja kayu dengan pencahayaan studio biru cobalt.

Review ASUS ProArt PZ14: Beneran Kencang atau Cuma Janji Manis ARM?

29/09/2026
ASUS ExpertBook P1 (PM1403) ASUS ExpertBook P1 (PM1403) ASUS ExpertBook P1 (PM1403)
  • Simpel dan mudah dipahami
  • Ras alien yang mempunyai karakteristik berbeda-beda
  • Kostumisasi dan desain yang bebas
  • Dialog yang menyenangkan

Minus

  • Repetitif
  • Sistem battle yang cenderung membosankan
Editor: Steven Irwandi
Tags: explorationsci-fistar control originsstardock

Oscar Yudha S

Related Posts

Perwakilan ASUS Indonesia memamerkan konsol handheld ROG Xbox Ally X20 beserta kacamata AR dan protector case.
Featured

ROG XBOX Ally X20 Resmi Dirilis di Indonesia, Usung Layar OLED & Spesifikasi Monster

by Yusril_Pemmzchannel
16/10/2026
Laptop hibrida detachable ASUS ProArt PZ14 berwarna abu-abu tua di atas meja kayu dengan pencahayaan studio biru cobalt.
Review

Review ASUS ProArt PZ14: Beneran Kencang atau Cuma Janji Manis ARM?

by Yusril_Pemmzchannel
29/09/2026
Tampilan fisik MacBook Air M4 berwarna abu-abu yang terbuka di atas meja kayu dengan pencahayaan biru.
Review

MacBook Air M4 Masih Worth It di 2026? Ini Alasan User Windows Migrasi

by Yusril_Pemmzchannel
26/09/2026
Next Post

Colorful Rilis Motherboard iGame Z390 Vulcan X

Game.ly Online Tournament Season 1 Dimenangkan Oleh Onic Esports

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

ASUS ExpertBook P1 (PM1403) ASUS ExpertBook P1 (PM1403) ASUS ExpertBook P1 (PM1403)
  • Trending
  • Comments
  • Latest

Tips dan Trick : Cara Mengetahui Password WIFI dengan CMD

05/09/2019
ASUS VivoBook 14 A442U indonesia pemmzchannel FI

Baru nih, ASUS VivoBook 14 A442U – Kini dengan Intel Generasi ke-8

07/11/2017
Ini cara cek kapasitas RAM maksimal

Cara Cek Kapasitas RAM Maksimal di PC atau Laptop Windows

30/07/2021

Cara Installasi Driver GPU yang Baik dan Benar

07/02/2013

Review ASUS A451LB: Pengganti sang legenda A46CB + Tutorial Upgrade RAM

300

Cara Installasi Driver GPU yang Baik dan Benar

150
Clash of Clans

Clash of Clans : Town Hall 11 hadir sebagai update terbaru? (updated)

146
Asus A456UF

Review Asus A456UF – A Series Pertama Asus Dengan Intel Skylake

119
Tampilan layar depan dan bodi belakang edisi khusus bertema superhero pada HP mid range.

4 HP Mid Range dengan Fitur Premium, Pilihan Terbaik Jelang Akhir 2026!

06/11/2026
Logo angka 4 besar dengan teks Xiaomi HyperOS berlatar belakang pusaran cahaya abstrak berwarna biru gelap.

HyperOS 4 Jadi Update yang Dinanti, 80 HP Ini Masuk Daftar Pembaruan!

06/11/2026
Presentasi peluncuran smartphone Nubia A77 5G dengan penawaran paket data unlimited 5G selama 2 tahun.

Cuma Beli HP 3,5 Juta, Bonus Internet 5G Gratis Bisa Dipakai 2 Tahun!

06/11/2026
Seorang wanita mengenakan kacamata pintar Meta AI Glasses Ray-Ban berbingkai putih dengan latar belakang lapangan basket.

Daftar Harga Meta AI Glasses Ray-Ban dan Oakley di Indonesia!

05/11/2026

About

Pemmzchannel adalah portal media digital informasi teknologi terbaru bagi anda para gamer, tech-geeks, review gadget, laptop dan PC desktop gaming terbaru,serta berita unik seputar dunia IT.

Categories

  • Best Pick
  • Components
  • Digital Magazine
  • Featured
  • Gadget
  • Gadgets
  • Game
  • Laptop & PC
  • News
  • other
  • Promo
  • Review
  • Tips and Trick
  • Versus

Recent Post

  • 4 HP Mid Range dengan Fitur Premium, Pilihan Terbaik Jelang Akhir 2026!
  • HyperOS 4 Jadi Update yang Dinanti, 80 HP Ini Masuk Daftar Pembaruan!
  • Cuma Beli HP 3,5 Juta, Bonus Internet 5G Gratis Bisa Dipakai 2 Tahun!
  • Daftar Harga Meta AI Glasses Ray-Ban dan Oakley di Indonesia!
  • About Us
  • Privacy & Policy
  • Contact Us

© 2024 Pemmzchannel

Bottom Ad
No Result
View All Result
  • NEWS
  • REVIEW
  • TIPS & TRICK
  • ABOUT US

© 2024 Pemmzchannel