Lewat kampanye “It’s NOTE What You Think,” Infinix tampaknya tidak hanya ingin meluncurkan produk baru, tetapi juga merombak persepsi publik terhadap lini NOTE mereka. Jika sebelumnya seri NOTE identik dengan “fitur banyak harga terjangkau,” kini pendekatannya berubah: teknologi diposisikan sebagai bagian dari gaya hidup. Strategi ini menarik karena alih-alih menonjolkan angka spesifikasi, Infinix justru memainkan narasi identitas. Teaser yang muncul di ruang digital dan kota besar menunjukkan bahwa Infinix NOTE 60 Series ingin masuk ke wilayah baru: perpaduan performa, estetika, dan status simbol.
Pendekatan seperti ini biasanya digunakan brand premium untuk menaikkan nilai emosional produk. Artinya, NOTE 60 bukan sekadar upgrade generasi, melainkan upaya repositioning agar seri NOTE terlihat lebih eksklusif tanpa meninggalkan basis pengguna lamanya. Jika strategi ini berhasil, Infinix bisa menempati celah pasar yang jarang disentuh: smartphone mid-range dengan rasa flagship lifestyle.
Kolaborasi Lintas Industri: Dari Supercar ke Chipset Premium
Sorotan terbesar datang dari NOTE 60 Ultra yang menggandeng Pininfarina. Rumah desain legendaris ini dikenal melalui karya otomotif ikonik, sehingga kolaborasi tersebut membawa pesan jelas: desain smartphone kini diperlakukan seperti desain kendaraan mewah.

Pendekatan ini memberi efek psikologis kuat. Produk tidak lagi dilihat sebagai alat komunikasi, tetapi sebagai bagian dari identitas visual pemiliknya. Elemen desain yang terinspirasi dunia supercar membuat NOTE 60 Ultra berpotensi menarik segmen pengguna yang peduli estetika, bukan hanya performa.
Di sisi lain, NOTE 60 Pro justru menonjol lewat dapur pacu. Untuk pertama kalinya, seri NOTE menggunakan chipset dari Qualcomm melalui lini Snapdragon. Perubahan ini menandakan langkah serius untuk meningkatkan stabilitas performa, terutama untuk gaming, multitasking, dan penggunaan jangka panjang.
Kombinasi chipset baru dan teknologi layar Active Matrix menunjukkan bahwa Infinix mencoba menjawab dua kebutuhan sekaligus: kecepatan dan pengalaman visual. Jika implementasinya optimal, NOTE 60 Pro bisa menjadi titik balik persepsi bahwa seri NOTE hanya unggul di fitur tambahan.
Strategi Pre-Order Infinix
Menariknya, Infinix juga mengemas peluncuran ini sebagai pengalaman eksklusif, bukan sekadar transaksi. Program pre-order dibuka melalui jaringan retail seperti Erafone serta kolaborasi loyalty dengan MAP Group.

Pendekatan ini menunjukkan pergeseran strategi pemasaran: fokus pada komunitas early adopter. Pengguna yang membeli lebih awal diberi keuntungan seperti cicilan ringan, jaminan tukar produk, hingga bonus layanan streaming dari Vidio.
Secara psikologis, metode ini efektif karena membuat pembeli merasa menjadi bagian dari fase awal perubahan brand. Mereka bukan hanya konsumen, tetapi juga pembentuk tren.
Jika dilihat dari keseluruhan strategi, NOTE 60 Series tampaknya dirancang sebagai simbol fase baru Infinix. Kampanye, kolaborasi desain, peningkatan performa, hingga strategi distribusi semuanya mengarah pada satu pesan: brand ini ingin naik kelas tanpa kehilangan akar pasarnya.
Bila eksekusinya konsisten, NOTE 60 bukan hanya produk baru — melainkan langkah penting menuju identitas Infinix sebagai brand teknologi yang juga berbicara soal gaya hidup.
Baca juga:
- Mengenal Teknologi Self-Repairing Baterai Infinix NOTE Edge, Sekali Cas Tahan Seharian!
- Infinix Tinggalkan Zona Nyaman, Snapdragon Jadi Senjata Baru di 2026!
- Infinix Note 60 Muncul di Geekbench, Tunjukkan Performa Ultimate!
Cari gadget berkualitas dengan harga terbaik? Temukan pilihan laptop, PC, dan komponen PC dengan harga terbaik hanya di Pemmz.com.
Cari tahu juga update berita terkini dan teraktual seputar teknologi dan gadget di Pemmzchannel.com.



















