Samsung kembali menunjukkan keseriusannya menggarap pasar smartphone kelas menengah lewat persiapan peluncuran Samsung Galaxy A57. Bukan tanpa alasan, segmen ini selama bertahun-tahun menjadi tulang punggung penjualan Samsung, khususnya di kawasan Asia dan Eropa. Galaxy A57 diposisikan sebagai perangkat yang menawarkan keseimbangan antara harga, performa, dan dukungan jangka panjang, sesuatu yang sangat dicari oleh pengguna modern.
Menariknya, Galaxy A57 tidak hadir sendirian. Samsung juga menyiapkan Galaxy A37 dan Galaxy A07 5G sebagai bagian dari strategi berlapis, menyasar pengguna dari berbagai level kebutuhan. Pendekatan ini memperlihatkan bagaimana Samsung ingin tetap relevan di tengah persaingan ketat dengan merek-merek agresif di kelas menengah.
Bocoran Jadwal Rilis Samsung Galaxy A57
Berdasarkan berbagai informasi yang beredar, Samsung tampaknya memilih awal tahun 2026 sebagai momentum peluncuran Galaxy A57. Strategi ini cukup masuk akal karena Samsung bisa langsung “memanaskan mesin” sejak awal tahun, sebelum rival-rivalnya meluncurkan model baru.

Galaxy A57 dan Galaxy A37 diperkirakan meluncur pada Februari 2026, sementara Galaxy A07 5G akan lebih dulu hadir di akhir Januari. Jika bocoran ini akurat, Galaxy A57 akan menjadi salah satu smartphone Samsung paling awal yang dirilis di tahun 2026, sekaligus membuka peta persaingan baru di kelas menengah.
Peluncuran lebih cepat juga memberi Samsung keuntungan dalam mengamankan pasar sebelum konsumen mulai mempertimbangkan opsi lain. Bagi pengguna, ini berarti pilihan smartphone terbaru bisa didapatkan tanpa harus menunggu terlalu lama.
Spesifikasi Galaxy A57
Alih-alih mengejar spesifikasi ekstrem, Samsung Galaxy A57 tampaknya difokuskan pada pengalaman penggunaan jangka panjang. Chipset Exynos 1680 yang dikabarkan akan digunakan disebut membawa peningkatan efisiensi daya dan stabilitas performa. Hal ini penting bagi pengguna yang mengandalkan smartphone untuk multitasking, hiburan, hingga aktivitas produktif harian.

Di sektor layar, keputusan Samsung menggunakan panel OLED dari vendor China cukup menarik. Langkah ini menunjukkan pendekatan realistis: menekan biaya produksi tanpa mengorbankan kualitas visual secara signifikan. Dengan perkembangan teknologi layar saat ini, panel OLED dari produsen China sudah mampu menyajikan warna tajam dan kontras tinggi yang nyaman di mata.
Sementara itu, sektor kamera disebut mendapat penyegaran yang lebih berfokus pada kualitas hasil foto, terutama dalam kondisi cahaya rendah. Ini menjadi sinyal bahwa Samsung memahami kebiasaan pengguna kelas menengah yang semakin aktif membuat konten foto dan video untuk media sosial.
Galaxy A37 dan A07 5G Lengkapi Strategi Samsung
Selain Galaxy A57, Samsung juga menyiapkan Galaxy A37 sebagai opsi kelas menengah-bawah. Seri ini diperkirakan akan mengedepankan kamera dan stabilitas penggunaan, cocok untuk pengguna yang ingin smartphone Samsung dengan harga lebih terjangkau namun tetap andal.

Di sisi lain, Galaxy A07 5G disiapkan sebagai pintu masuk ke dunia 5G bagi pengguna entry-level. Meski tidak menawarkan lonjakan performa besar, fokus pada baterai besar dan efisiensi daya menjadikannya menarik bagi pengguna yang mengutamakan daya tahan.
Secara keseluruhan, strategi Samsung di tahun 2026 terlihat cukup matang. Galaxy A57 menjadi andalan utama, sementara A37 dan A07 5G berperan sebagai pelengkap yang memperluas jangkauan pasar. Jika harga yang ditawarkan kompetitif, lini Galaxy A terbaru ini berpotensi kembali mendominasi segmen menengah.
Baca juga:
- Terungkap! Kamera Samsung Galaxy A37 dan A57 Dirumorkan Setara Flagship, Benarkah?
- Galaxy Z TriFold Dijual Selangit, Tapi Samsung Justru Merugi, Kenapa?
- Samsung Siapkan Galaxy Wide Fold, Ponsel Layar Lipat yang Diprediksi Bisa Kalahkan iPhone!
Cari gadget berkualitas dengan harga terbaik? Temukan pilihan laptop, PC, dan komponen PC dengan harga terbaik hanya di Pemmz.com.
Cari tahu juga update berita terkini dan teraktual seputar teknologi dan gadget di Pemmzchannel.com.




















