Samsung kembali menunjukkan konsistensinya dalam pengembangan perangkat lunak lewat kehadiran One UI 8.5 Beta 3. Menariknya, pembaruan ini tidak datang secara sporadis, melainkan mengikuti ritme yang rapi sejak program beta dimulai pada Desember 2025. Galaxy S25 menjadi perangkat pertama yang mencicipi versi beta terbaru ini, sekaligus menegaskan posisinya sebagai “kelinci percobaan” utama Samsung sebelum sistem benar-benar matang.
Yang patut disorot, Samsung tetap melanjutkan pengembangan meski berada di periode liburan akhir tahun. Langkah ini memberi kesan kuat bahwa One UI 8.5 bukan pembaruan setengah-setengah, melainkan fondasi penting menuju generasi flagship berikutnya. Apalagi, dengan Galaxy S26 yang diprediksi meluncur dalam waktu dekat, kestabilan antarmuka menjadi prioritas mutlak agar pengalaman pengguna sejak hari pertama tetap mulus.
Meski belum banyak fitur baru yang diumumkan secara resmi di Beta 3, fokus pada stabilitas justru menjadi nilai tambah. Perbaikan bug, optimalisasi performa, serta penyesuaian sistem berbasis Android 16 QPR2 dilakukan secara bertahap agar tidak menimbulkan masalah besar saat versi final dirilis.
Samsung Galaxy S25 Jadi yang Pertama Mencicipinya
Bagi pengguna Galaxy S25, fase beta One UI 8.5 membuka ruang partisipasi yang cukup signifikan. Samsung secara tidak langsung melibatkan pengguna untuk “menguji ketahanan” sistem dalam penggunaan sehari-hari. Dari kestabilan baterai, kelancaran animasi, hingga kompatibilitas aplikasi pihak ketiga, semua masukan menjadi bahan evaluasi penting.

Namun, ada sisi lain yang menarik dari strategi ini. Samsung tampaknya ingin memastikan bahwa One UI 8.5 sudah cukup solid bahkan sebelum Galaxy S26 diperkenalkan ke publik. Artinya, pengalaman antarmuka di flagship lama dan baru bisa tetap konsisten tanpa kesan terburu-buru.
Meski demikian, Samsung tetap mengingatkan bahwa versi beta bukan untuk semua orang. Risiko bug, error minor, hingga performa yang belum maksimal masih bisa terjadi. Karena itu, pengguna yang menjadikan Galaxy S25 sebagai ponsel utama tetap perlu mempertimbangkan matang-matang sebelum ikut program beta.
One UI 8.5 Beta 3 Tak Hanya untuk Flagship
Hal yang cukup mengejutkan datang dari lini ponsel menengah. Kemunculan One UI 8.5 pada server Samsung untuk Galaxy M54 menandakan bahwa pengembangan antarmuka ini tidak eksklusif untuk kelas flagship saja. Meski seri Galaxy M biasanya tidak masuk program beta publik, kehadiran firmware uji coba membuktikan Samsung mulai menyamakan fondasi software lintas segmen.

Langkah ini penting karena menunjukkan adanya “jembatan” antara perangkat kelas atas dan menengah. Pengguna Galaxy M54 ke depan berpotensi menikmati pengalaman visual dan fitur yang tidak terlalu jauh dari seri Galaxy S. Terlebih, One UI 8.5 membawa perubahan visual besar dengan konsep “Liquid Glass” yang menawarkan tampilan transparan, berlapis, dan terasa lebih modern.
Dari sisi fitur, pendekatan AI juga semakin terasa lewat kehadiran Now Nudges. Fitur ini dirancang untuk memahami konteks penggunaan secara real-time, mulai dari menampilkan informasi penerbangan otomatis hingga memunculkan kartu loyalitas saat dibutuhkan. Ditambah lagi, fitur transkrip pesan suara dan Private Album yang kini lebih praktis membuat One UI 8.5 terasa lebih personal.
Jika pengembangan ini berjalan mulus, One UI 8.5 berpotensi menjadi salah satu antarmuka Samsung paling matang, tidak hanya cantik secara visual, tetapi juga cerdas dan relevan dengan kebiasaan pengguna modern.
Baca juga:
- GILIRAN ANDA KAPAN? Update One UI 8 Stabil untuk Galaxy S25 Mulai Dirilis Global, Indonesia Segera?
- One UI 8.5 Beta Resmi Meluncur, Fitur Barunya Bikin Pengguna Samsung Melongo!
- One UI 8.5 Beta Hadir di 6 Negara Terpilih Ini, Termasuk Indonesia?
Cari gadget berkualitas dengan harga terbaik? Temukan pilihan laptop, PC, dan komponen PC dengan harga terbaik hanya di Pemmz.com.
Cari tahu juga update berita terkini dan teraktual seputar teknologi dan gadget di Pemmzchannel.com.



















