Sebuah pengumuman besar yang mengguncang dunia PC gaming baru saja datang dari ajang Gamescom 2025. NVIDIA secara resmi mengonfirmasi bahwa teknologi AI rendering terbarunya, NVIDIA DLSS 4, kini telah diadopsi oleh lebih dari 175 game dan aplikasi. Angka ini menandakan adopsi yang luar biasa cepat dan sebuah lompatan besar bagi para gamer. Pertanyaan besarnya kini adalah: apakah ini akhir dari era “spek kentang” dan awal dari standar visual baru yang sebelumnya tak terbayangkan?
Teknologi yang pertama kali diperkenalkan bersamaan dengan jajaran GPU GeForce RTX 50 Series “Blackwell” ini bukan sekadar peningkatan minor. DLSS 4 membawa pembaruan fundamental pada model AI-nya, menggantikan neural network lama dengan arsitektur ‘transformer’ yang lebih canggih teknologi serupa yang menjadi otak di balik AI fenomenal seperti ChatGPT dan Gemini.
NVIDIA DLSS 4: Lebih dari Sekadar Peningkatan FPS
Fokus utama NVIDIA DLSS 4 adalah menyempurnakan setiap aspek dari teknologi pendahulunya. Dengan model AI transformer baru, NVIDIA menjanjikan peningkatan kualitas gambar yang signifikan, stabilitas temporal yang lebih baik, pengurangan ghosting, serta detail yang lebih tajam saat adegan bergerak cepat.

Fitur andalannya, Multi Frame Generation, yang eksklusif untuk GPU RTX 50 Series, mampu melipatgandakan performa secara drastis. Dalam demo Cyberpunk 2077, teknologi ini mampu meningkatkan FPS hingga lebih dari 8 kali lipat dibandingkan rendering biasa. Namun, pengguna GPU RTX 40 Series dan 30 Series juga tetap mendapat manfaat dari peningkatan model AI untuk fitur Super Resolution, Ray Reconstruction, dan DLAA.
Game Raksasa Menyambut Era Baru: Dari Resident Evil hingga Borderlands 4
Daftar game yang mendukung NVIDIA DLSS 4 dipenuhi oleh judul-judul raksasa yang paling dinantikan. Salah satu yang paling mencuri perhatian adalah Resident Evil Requiem. Untuk pertama kalinya dalam sejarah franchise ini, Capcom berkolaborasi dengan NVIDIA untuk mengimplementasikan DLSS 4 bersama dengan Path Tracing versi ray tracing super canggih yang mensimulasikan cahaya secara fisik untuk menciptakan visual paling realistis.
Selain itu, game-game besar lainnya seperti Borderlands 4, Phantom Blade Zero, PRAGMATA, dan CINDER CITY juga telah dikonfirmasi akan meluncur dengan dukungan penuh untuk DLSS 4 dan Ray Tracing. Ini adalah sinyal kuat bahwa teknologi grafis AI canggih bukan lagi fitur “eksperimental”, melainkan telah menjadi standar baru untuk game AAA.
Dengan adopsi yang begitu masif dan peningkatan teknologi yang fundamental, kehadiran NVIDIA DLSS 4 menjadi sebuah revolusi. Para gamer kini dapat menikmati visual yang memukau dengan performa super lancar, mendorong batas antara dunia virtual dan realitas ke level yang belum pernah ada sebelumnya.
Baca juga:
- NVIDIA GeForce RTX 5070 Ti Hadir dengan Memory GDDR7 16 GB!
- Deretan Laptop MSI dengan RTX 50 Series di CES 2025!
- CES 2025: RTX 5000 Series Hadir dengan Harga Terjangkau tapi dengan Performa Menakjubkan!
Cari gadget berkualitas dengan harga terbaik? Temukan pilihan laptop, PC, dan komponen PC dengan harga terbaik hanya di Pemmz.com.
Cari tahu juga update berita terkini dan teraktual seputar teknologi dan gadget di Pemmzchannel.com.



















