Buat kamu yang kuliah di jurusan Informatika, Laptop Berkualitas bukan cuma alat bantu, tapi bisa dibilang sebagai “senjata utama”. Hampir semua tugas kuliah, mulai dari ngoding, bikin aplikasi, sampai riset AI, semuanya butuh perangkat yang kuat dan stabil. Kalau kamu asal pilih laptop hanya karena murah atau desainnya keren, bisa-bisa kamu menyesal di tengah jalan karena performanya tidak sesuai kebutuhan.
Di tahun 2025, kebutuhan komputasi semakin kompleks, apalagi dengan berkembangnya teknologi seperti cloud computing dan artificial intelligence. Nah, supaya kamu tidak salah pilih, yuk simak 7 tips penting dalam memilih laptop yang bisa kamu andalkan selama masa kuliah hingga siap masuk dunia kerja.
6 Tips Jitu Memilih Laptop Berkualitas untuk Mahasiswa IT 2025
Berikut ini 6 Tips Jitu Memilih Laptop Berkualitas khusus untuk Mahasiswa IT 2025:
1. Prosesor Harus Tangguh dan Cepat
Prosesor adalah otak dari laptop kamu. Untuk tugas-tugas berat seperti compile kode, running virtual machine, sampai analisis data, minimal kamu pilih Intel Core i5 generasi terbaru atau Ryzen 5. Kalau punya uang lebih, Core i7 atau Ryzen 7 jelas lebih mantap. Jangan tergoda beli laptop dengan prosesor entry-level seperti Pentium atau Celeron, karena bakal bikin kamu frustasi pas multitasking.
2. RAM Minimal 8GB, Idealnya 16GB
Semakin besar RAM, semakin mulus performa laptop kamu. RAM 8GB mungkin sangat bagus buat tugas ringan, namun kalau kamu pakai IDE kayak Android Studio, buka banyak tab browser, atau pakai tools data science, 16GB merupakan pilihan pas. Banyak mahasiswa yang awalnya beli 8GB tapi akhirnya upgrade karena tidak kuat ngejalanin software berat.
3. Wajib SSD, Jangan Hanya Andalkan HDD
Laptop dengan SSD bakal jauh lebih cepat saat booting dan buka aplikasi. Untuk pemakaian standar, SSD 256GB udah oke, tapi kalau kamu sering kerja dengan file besar atau install banyak software, SSD 512GB lebih aman. Kombinasi SSD dan HDD juga bisa jadi pilihan kalau kamu pengin penyimpanan lega tapi tetap hemat budget.
4. Ukuran & Bobot Laptop: Bawaannya Ringan, Layarnya Lega
Idealnya, pilih laptop ukuran 13 sampai 15 inci. Ukuran ini pas buat baca kode dengan nyaman tanpa bikin mata cepat lelah, dan tetap enak dibawa ke mana-mana. Bobot di bawah 1,8 kg dan baterai tahan minimal 8 jam bisa bikin hidup kamu lebih praktis, tidak ribet nyari colokan setiap saat.
5. Sistem Operasi: Pilih Sesuai Kebutuhan
Linux memang banyak dipakai di lingkungan pemrograman, tapi Windows dan macOS juga tetap relevan. Kalau kamu pakai Windows, dapat di install WSL buat jalankan Linux environment. Sedangkan macOS cocok buat kamu yang ingin bikin aplikasi iOS. Intinya, pilih OS yang sesuai dengan kebutuhan dan workflow kamu.
6. GPU Dedicated untuk AI dan Machine Learning
Kalau kamu tertarik di bidang AI, data science, atau computer vision, laptop dengan GPU dedicated seperti NVIDIA RTX 3050 atau lebih tinggi bisa bikin proses training model lebih cepat. Meskipun harganya lebih tinggi, performanya sebanding dengan hasil yang kamu dapat.
Memilih laptop untuk mahasiswa Informatika bukan hal yang bisa dianggap enteng. Perangkat yang kamu pilih hari ini bakal jadi partner kamu selama kuliah, bahkan bisa dipakai hingga masuk dunia kerja. Jadi, pastikan kamu mengikuti tips di atas supaya dapat laptop yang bukan hanya kuat sekarang, tapi juga siap hadapi teknologi masa depan.
Baca juga:
- Predator Helios 18 AI dan Neo 16S AI Resmi Hadir di Indonesia, Tawarkan Laptop Gaming Ultra Tipis Berbasis AI
- Ini Dia Laptop MSI Terbaru dengan GeForce RTX 5060 Terbaru 2025!
- Lenovo Hadirkan Laptop Copilot+ Bertenaga AMD Ryzen AI di Indonesia!
Cari gadget berkualitas dengan harga terbaik? Temukan pilihan laptop, PC, dan komponen PC dengan harga terbaik hanya di Pemmz.com.
Cari tahu juga update berita terkini dan teraktual seputar teknologi dan gadget di Pemmzchannel.com.






















