NVIDIA bikin kejutan dengan memajukan jadwal rilis kartu grafis entry-level terbarunya, RTX 5050, dari akhir Juli jadi 1 Juli 2025. Tapi ada hal menarik di balik perubahan ini meski tanggal peluncuran dimajukan, para mitra AIB (kayak ASUS, MSI, dan Gigabyte) ternyata belum siap ngirim produk fisiknya ke pasaran di hari itu juga.
Situasi kayak gini sering disebut “paper launch”, alias produk diumumkan duluan sebelum benar-benar bisa dibeli. Jadi, meskipun sudah resmi dirilis, barangnya belum tentu langsung tersedia di toko. Spekulasi pun bermunculan. Banyak yang menduga langkah ini diambil NVIDIA untuk mengalihkan perhatian publik dari peluncuran produk pesaing, misalnya Intel Arc B580, yang dijadwalkan meluncur dalam waktu berdekatan? Ataukah ini taktik untuk mengunci harga sebelum pesaing menawarkan diskon? Yang jelas, konsumen mungkin harus menunggu hingga pertengahan Juli untuk bisa membeli RTX 5050 secara fisik.
Spesifikasi RTX 5050
RTX 5050 hadir dengan arsitektur Blackwell (GB207) dan dibekali 2560 CUDA Core, peningkatan signifikan dibanding pendahulunya, RTX 3050. Berikut beberapa poin penting:

- Memori GDDR6 8GB dengan kecepatan mencapai 20 Gbps, 43% lebih cepat dari RTX 3050.
- Bandwidth 320 GB/s via antarmuka 128-bit.
- TDP hanya 100W, lebih hemat daya dibanding generasi sebelumnya.
Dengan kisaran harga $199-$249, RTX 5050 ini langsung bersaing dengan Intel Arc B580 (12GB/$219) dan Arc B570 (10GB/$249). Namun, 8GB VRAM mungkin menjadi kelemahan di game modern yang membutuhkan kapasitas lebih besar.
Strategi NVIDIA di Tengah Persaingan Ketat
Pasar GPU entry-level semakin ramai dengan kehadiran Intel dan solusi terintegrasi seperti Snapdragon 8s Gen 4. NVIDIA tampaknya ingin mempertahankan dominasi dengan:

- Menguasai “Mindshare”: Memastikan nama NVIDIA tetap jadi pilihan utama meski produk belum tersedia.
- Menekan Harga Kompetitor: Dengan mengumumkan harga lebih awal, NVIDIA dapat memengaruhi strategi diskon Intel dan AMD.
- Menguji Respons Pasar: Memajukan peluncuran bisa menjadi cara NVIDIA melihat reaksi konsumen sebelum produk benar-benar dirilis.
Jika Anda mencari GPU entry-level, RTX 5050 bisa jadi pilihan menarik jika tidak terburu-buru. Namun, jika membutuhkan VRAM lebih besar, Intel Arc B580 mungkin lebih cocok. Yang pasti, persaingan sengit di segmen ini akan menguntungkan konsumen dengan harga lebih kompetitif dan inovasi lebih cepat. Tunggu review lengkapnya setelah kartu ini benar-benar tersedia di pasaran!
Baca juga:
- DLSS 4 NVIDIA Hadir di Game Terbaru: Bawa Peningkatan FPS Hingga 5X!
- Produsen GPU Percepat Produksi NVIDIA RTX 5090 Sebelum Tarif Baru AS Diterapkan!
- Laptop MSI dengan GPU NVIDIA GeForce RTX™ 5070 Laptop Series Telah Hadir dengan Harga Mulai dari Rp 26.499.000
Cari gadget berkualitas dengan harga terbaik? Temukan pilihan laptop, PC, dan komponen PC dengan harga terbaik hanya di Pemmz.com.
Cari tahu juga update berita terkini dan teraktual seputar teknologi dan gadget di Pemmzchannel.com.



















