Dunia gaming handheld tampaknya sedang bersiap menyambut gebrakan baru. Setelah berbagai brand berlomba menghadirkan perangkat portabel bertenaga tinggi, kini muncul kabar bahwa Lenovo tengah menyiapkan konsep Lenovo Legion Go dengan layar lipat. Jika benar terealisasi, ini bukan sekadar upgrade spesifikasi, melainkan perubahan pendekatan desain secara menyeluruh.
Menurut laporan yang beredar dari Windows Latest, perangkat ini akan membawa panel OLED 7,7 inci dalam kondisi terlipat. Namun ketika dibuka penuh, layarnya bisa melebar hingga 11,6 inci. Artinya, satu perangkat mampu bertransformasi dari handheld ringkas menjadi layar gaming yang jauh lebih luas.
Konsep ini disebut-sebut bakal diperkenalkan Lenovo dalam ajang MWC Barcelona mendatang. Jika benar dipamerkan di sana, langkah ini menunjukkan bahwa Lenovo ingin memposisikan diri sebagai pionir inovasi di pasar handheld gaming.
Yang menarik, pendekatan layar lipat ini menjawab dilema klasik gamer portabel: memilih perangkat ringkas atau layar besar. Biasanya, layar besar berarti bodi makin bulky. Sebaliknya, perangkat ringkas seringkali mengorbankan kenyamanan visual. Dengan layar fleksibel, Lenovo mencoba menggabungkan dua dunia tersebut dalam satu desain futuristik.
Lebih dari sekadar gimmick, layar lipat berpotensi membuka skenario penggunaan baru. Misalnya, gamer bisa bermain santai dalam mode handheld saat bepergian, lalu membuka layar penuh ketika ingin pengalaman yang lebih imersif. Ini bukan hanya soal ukuran, tapi soal fleksibilitas pengalaman.
Fitur Unik Lenovo Legion GO Versi Foldable yang Bikin Penasaran
Meski masih berstatus konsep, bocoran spesifikasi awalnya cukup menjanjikan. Perangkat ini dikabarkan akan ditenagai prosesor Intel Core Ultra 258V dari lini Lunar Lake. Chip ini dikenal berfokus pada efisiensi daya sekaligus performa grafis terintegrasi yang lebih kuat, sehingga cocok untuk perangkat portabel.

Kapasitas baterai disebut berada di kisaran 48Wh. Untuk ukuran handheld, angka ini cukup masuk akal, apalagi jika dipadukan dengan arsitektur prosesor hemat daya. Namun tentu saja, performa nyata akan sangat bergantung pada optimasi sistem dan manajemen suhu.
Salah satu aspek paling menarik adalah kontroler detachable yang tak sekadar bisa dilepas-pasang. Salah satu kontroler kabarnya dapat difungsikan sebagai mouse untuk game FPS. Ini inovasi cerdas, karena banyak gamer shooter menginginkan presisi ala PC saat bermain. Dengan konsep ini, pengalaman FPS di handheld bisa terasa lebih kompetitif.
Tak hanya itu, kontroler tersebut juga disebut memiliki layar kecil tambahan untuk menampilkan informasi ekstra. Bisa jadi ini digunakan untuk status baterai, shortcut, atau bahkan elemen HUD tambahan saat bermain. Jika benar terealisasi, fitur ini akan memberi sentuhan futuristik yang jarang ditemukan pada perangkat sejenis.
Lenovo juga dikabarkan menyertakan keyboard wireless dan touchpad. Artinya, perangkat ini tak hanya berhenti sebagai konsol gaming, tetapi juga bisa berfungsi sebagai mini laptop. Bayangkan membuka layar hingga 11,6 inci, menyambungkan keyboard, lalu menggunakannya untuk mengetik atau bekerja ringan. Fleksibilitas seperti ini bisa menjadi nilai jual utama.
Potensi Harga dan Dampaknya ke Pasar Gaming Handheld
Dengan teknologi layar lipat, prosesor generasi terbaru, kontroler inovatif, hingga aksesori lengkap, jelas perangkat ini tidak akan berada di kelas entry-level. Segmen premium tampaknya menjadi target paling realistis.

Teknologi layar lipat sendiri masih tergolong mahal dalam proses produksi. Ditambah lagi komponen internal kelas atas dan aksesori tambahan, harga akhirnya kemungkinan menyasar gamer enthusiast yang mencari perangkat all-in-one tanpa kompromi.
Namun di balik potensi harga tinggi, ada dampak besar yang bisa ditimbulkan. Jika konsep ini sukses dan mendapat respons positif, bukan tidak mungkin produsen lain akan mengikuti jejak serupa. Pasar handheld gaming bisa memasuki fase baru, di mana fleksibilitas desain menjadi daya tarik utama, bukan sekadar spesifikasi mentah.
Lebih jauh lagi, perangkat seperti ini bisa menjembatani gap antara konsol portabel dan laptop gaming ringan. Gamer yang selama ini harus memilih salah satu mungkin akan melihat solusi praktis dalam satu perangkat serbaguna.
Meski masih berupa konsep dan detailnya bisa berubah, arah inovasi ini menunjukkan bahwa masa depan gaming portabel semakin menarik. Kini tinggal menunggu apakah Lenovo benar-benar merealisasikannya dan bagaimana respons pasar saat resmi diperkenalkan. Jika sesuai ekspektasi, Legion Go layar lipat bisa menjadi salah satu tonggak evolusi perangkat gaming handheld modern.
Baca juga:
- Lenovo CES 2026: Pamer AI Agent Qira & Laptop Layar Gulung Canggih!
- Siaran F1 Global Pakai Teknologi Pendingin Lenovo, Hemat Energi 40%!
- Laptop Gaming Lenovo Terbaru Pakai AMD Strix Halo, Performa Setara VGA Dedicated!
Cari gadget berkualitas dengan harga terbaik? Temukan pilihan laptop, PC, dan komponen PC dengan harga terbaik hanya di Pemmz.com.
Cari tahu juga update berita terkini dan teraktual seputar teknologi dan gadget di Pemmzchannel.com.



















