Kabar terbaru datang dari Xiaomi yang resmi menunda Update HyperOS Xiaomi ke perangkat yang kompatibel. Penundaan ini diperkirakan berlangsung sekitar dua pekan dan kemungkinan baru kembali normal pada awal Maret.
Banyak pengguna sempat mengira keterlambatan ini disebabkan masalah teknis besar. Namun laporan dari XiaomiTime mengungkapkan bahwa penyebabnya justru faktor non-teknis, yakni libur nasional panjang di China untuk merayakan Tahun Baru Imlek.
Periode liburan ini berlangsung mulai pertengahan Februari hingga awal Maret. Selama masa tersebut, aktivitas pengembangan perangkat lunak dihentikan sementara. Artinya, tidak ada pembaruan baru yang dikirimkan ke perangkat, termasuk update perbaikan bug maupun peningkatan performa.
Menariknya, jika ada pengguna yang baru menerima update dalam beberapa hari terakhir, pembaruan tersebut sebenarnya sudah disiapkan sejak jauh hari sebelum masa liburan dimulai. Jadi bukan update yang dikerjakan secara real-time.
Tradisi Libur Imlek dan Dampaknya pada Industri Teknologi
Fenomena berhentinya aktivitas perusahaan teknologi saat Imlek bukanlah hal baru. Di China, Tahun Baru Imlek memiliki peran penting seperti Hari Lebaran di Indonesia. Momen ini identik dengan pulang kampung, berkumpul bersama keluarga, dan libur panjang.

Karena itu, banyak perusahaan teknologi memilih menghentikan aktivitas operasional sementara. Selain Xiaomi, sejumlah produsen smartphone besar seperti Oppo, Vivo, dan OnePlus juga menerapkan kebijakan serupa.
Kebijakan ini bukan hanya soal memberi waktu istirahat kepada karyawan, tetapi juga bagian dari budaya kerja di China. Banyak tim pengembang, teknisi, hingga staf pengujian ikut cuti dalam periode tersebut. Dampaknya, proses pengujian internal, laporan pengembangan, hingga perbaikan sistem ikut dibekukan sementara.
Bagi industri teknologi global, kondisi ini sebenarnya sudah diprediksi setiap tahun. Itulah sebabnya perusahaan biasanya mempercepat pengerjaan update sebelum masa libur dimulai.
Kapan Update HyperOS Xiaomi Kembali Normal?
Meski sempat tertunda, pengguna tidak perlu khawatir berlebihan. Siklus Update HyperOS Xiaomi diperkirakan kembali berjalan normal pada minggu pertama Maret. Setelah masa libur berakhir, tim pengembang akan kembali melanjutkan pengujian sistem, memperbaiki bug, serta menyiapkan distribusi update berikutnya. Biasanya, setelah jeda panjang seperti ini, pembaruan justru datang lebih stabil karena telah melalui persiapan sebelumnya.

Bagi pengguna, hal terbaik yang bisa dilakukan saat ini adalah memastikan perangkat tetap dalam kondisi optimal. Pastikan ruang penyimpanan cukup, koneksi internet stabil, dan fitur pembaruan otomatis aktif agar tidak ketinggalan update saat distribusi kembali dibuka.
Penundaan ini juga menjadi pengingat bahwa pengembangan teknologi tidak hanya bergantung pada mesin dan sistem, tetapi juga manusia di baliknya. Ketika ribuan pengembang mengambil jeda untuk merayakan tradisi, dunia teknologi pun ikut melambat sejenak. Namun justru dari jeda inilah biasanya lahir pembaruan yang lebih matang dan siap digunakan.
Baca juga:
- HyperOS 3.1 Resmi Dirilis, Ini Daftar HP Xiaomi yang Tidak Kebagian Update!
- Xiaomi Pad 8 Series Terpantau di Geekbench, Ini Detail Spesifikasi yang Bocor!
- Xiaomi Pastikan Tablet Gaming Black Shark Rilis Global, Ini Spesifikasinya!
Cari gadget berkualitas dengan harga terbaik? Temukan pilihan laptop, PC, dan komponen PC dengan harga terbaik hanya di Pemmz.com.
Cari tahu juga update berita terkini dan teraktual seputar teknologi dan gadget di Pemmzchannel.com.



















