Tahun 2026 diperkirakan menjadi fase penuh tekanan bagi industri smartphone global. Berdasarkan proyeksi dari Counterpoint Research, penjualan Smartphone dunia diprediksi turun sekitar 2,1% secara tahunan (YoY). Penurunan ini dipicu oleh krisis chip memori yang berdampak langsung pada biaya produksi.
Kelangkaan komponen membuat harga manufaktur naik, dan efek dominonya berpotensi terasa hingga ke konsumen. Namun, dampaknya tidak merata. Segmen entry-level diprediksi paling terdampak karena sensitif terhadap kenaikan harga. Sementara itu, perangkat flagship relatif lebih stabil karena menyasar konsumen yang berorientasi pada fitur dan performa, bukan sekadar harga.
Perubahan ini mendorong produsen mengubah strategi. Fokus tidak lagi semata pada volume penjualan, tetapi pada margin keuntungan. Artinya, perangkat premium dan inovatif menjadi prioritas utama dalam portofolio 2026.
Smartphone Lipat Book-Style Melesat di Tengah Tekanan Pasar
Di saat pasar global diprediksi melambat, segmen HP lipat justru menunjukkan potensi pertumbuhan, khususnya model book-style. Pada 2026, tipe ini diproyeksikan menguasai sekitar 65% dari total pasar HP lipat. Model book-style menawarkan layar besar yang dapat dibuka seperti buku, memberikan pengalaman multitasking lebih luas. Contoh yang sudah beredar di pasaran adalah seri Samsung Galaxy Z Fold dan Google Pixel Fold.
Menariknya, meski dibanderol dengan harga lebih tinggi dibanding model clamshell, minat terhadap book-style terus meningkat. Pada semester kedua 2025, pengapalan Galaxy Z Fold 7 bahkan melampaui Galaxy Z Flip 7 sebuah sinyal bahwa konsumen premium mulai mengutamakan produktivitas.
Perubahan perilaku ini menunjukkan smartphone kini dipandang sebagai perangkat kerja sekaligus hiburan. Layar besar, fitur multitasking, dan performa flagship menjadi nilai jual utama. Jika benar Apple merilis iPhone lipat pada semester kedua 2026, pasar diprediksi akan semakin kompetitif dan matang.
Rekomendasi Model HP Lipat Book-Style yang Layak Dipertimbangkan
Bagi Anda yang tertarik menjajal HP lipat book-style di tengah tren 2026, berikut beberapa model yang patut masuk radar:
1. Samsung Galaxy Z Fold Series
Seri ini dikenal sebagai pionir sekaligus pemimpin pasar HP lipat book-style. Keunggulannya terletak pada layar besar berkualitas tinggi, dukungan multitasking yang matang, serta ekosistem produktivitas yang optimal. Cocok untuk profesional yang membutuhkan perangkat kerja fleksibel.
2. Google Pixel Fold
Mengandalkan kekuatan software dan optimasi Android murni, Pixel Fold menawarkan pengalaman penggunaan yang mulus dan integrasi AI yang lebih dalam. Pilihan ideal bagi pengguna yang mengutamakan kamera dan sistem operasi yang bersih.
3. iPhone Lipat (Prediksi 2026)
Meski belum resmi dirilis, rumor mengenai HP lipat pertama dari Apple sudah memancing antusiasme tinggi. Jika mengikuti pola inovasi sebelumnya, Apple kemungkinan akan fokus pada pengalaman pengguna, daya tahan engsel, dan integrasi ekosistem yang solid.
Meski industri HP global menghadapi tekanan akibat krisis chip memori, segmen HP lipat book-style justru tampil sebagai titik terang. Pergeseran fokus ke perangkat premium menunjukkan bahwa pasar tidak sekadar mengejar kuantitas, tetapi kualitas dan nilai tambah.
Bagi konsumen, ini adalah momen tepat untuk mempertimbangkan perangkat yang bukan hanya stylish, tetapi juga mendukung produktivitas jangka panjang. Tahun 2026 mungkin penuh tantangan, tetapi juga membuka babak baru bagi inovasi smartphone global.
Baca juga:
- HyperOS 3.1 Resmi Dirilis, Ini Daftar HP Xiaomi yang Tidak Kebagian Update!
- iPhone Fold Diprediksi Jadi HP Termahal Apple dengan Material Liquidmetal!
- Honor X6d Resmi Dirilis, Solusi HP 5G Murah dengan Kamera 50MP!
Cari gadget berkualitas dengan harga terbaik? Temukan pilihan laptop, PC, dan komponen PC dengan harga terbaik hanya di Pemmz.com.
Cari tahu juga update berita terkini dan teraktual seputar teknologi dan gadget di Pemmzchannel.com.



















