Pasar smartphone kelas menengah makin kompetitif, tapi Infinix seolah menemukan celah baru lewat kehadiran Infinix Note Edge Series di Tanah Air. Alih-alih sekadar adu spesifikasi, Infinix membawa sesuatu yang selama ini identik dengan ponsel mahal, layar lengkung (curved display). Di harga Rp3 jutaan, langkah ini jelas bukan sekadar gimmick, melainkan strategi untuk mengubah persepsi bahwa desain premium harus selalu mahal.
Yang menarik, Infinix Note Edge tidak hanya mengandalkan tampilan. Smartphone ini mencoba menyeimbangkan desain, performa, hingga daya tahan baterai agar relevan untuk pengguna aktif sehari-hari. Lalu, seperti apa sebenarnya pengalaman yang ditawarkan?
Spesifikasi Infinix Note Edge Series

1. Desain
Hal pertama yang langsung terasa saat melihat Infinix Note Edge adalah kesan visualnya. Layar 6,78 inci 3D Curved AMOLED dengan refresh rate 120Hz membuat tampilan terlihat menyatu dengan bodi. Lengkungan di sisi kanan dan kiri memberi ilusi ponsel lebih tipis, sekaligus menghadirkan pengalaman scroll yang terasa mulus dan imersif.
2. Layar
Ini bukan hanya soal estetika. Layar AMOLED-nya mampu menampilkan warna yang hidup dan kontras yang dalam, nyaman digunakan baik di dalam ruangan maupun di bawah sinar matahari. Untuk konsumsi konten seperti YouTube, Netflix, atau sekadar scrolling media sosial, pengalaman yang ditawarkan jelas di atas rata-rata ponsel sekelasnya. Menariknya lagi, desain ramping Infinix Note Edge membuatnya tetap nyaman digenggam meski layarnya besar. Ini penting bagi pengguna yang aktif seharian dan tidak ingin ponsel terasa melelahkan di tangan.
3. Performa
Di balik tampilannya yang premium, Infinix Note Edge mengandalkan MediaTek Dimensity 7100 5G. Chipset ini memang bukan yang paling kencang di kelas menengah, tetapi justru unggul dalam efisiensi. Untuk penggunaan harian seperti multitasking, video streaming, hingga game populer, performanya terasa stabil tanpa cepat panas.
Kombinasi RAM 8 GB dan penyimpanan hingga 256 GB, ditambah fitur RAM virtual, membuat transisi aplikasi berjalan mulus. Pengguna yang sering berpindah aplikasi atau bekerja lewat smartphone akan merasakan perbedaannya.
4. Kamera
Untuk kamera, Infinix memilih pendekatan realistis. Kamera utama 50 MP berbasis AI mampu menghasilkan foto tajam dengan warna yang natural, terutama di kondisi cahaya cukup. Kamera depan 13 MP juga sudah memadai untuk selfie dan video call. Memang bukan kamera flagship, tetapi hasilnya konsisten dan cukup untuk kebutuhan konten media sosial.
5. Baterai
Salah satu kekuatan terbesar Infinix Note Edge ada pada baterai 6500 mAh. Dengan kapasitas sebesar ini, penggunaan seharian penuh bahkan untuk aktivitas berat bukan hal yang sulit. Dipadukan dengan fast charging 45W, waktu pengisian daya terasa jauh lebih efisien.
Di sisi software, Infinix sudah membekali Note Edge dengan Android 16 dan XOS 16, lengkap dengan janji update ke depan. Fitur tambahan seperti NFC, speaker stereo tuning JBL, sensor sidik jari di layar, hingga sertifikasi IP65 membuat smartphone ini terasa “niat” untuk jangka panjang.
Berapa Harganya?

Dengan harga di kisaran Rp3,3–3,5 jutaan, Infinix Note Edge Series jelas menyasar pengguna muda dan profesional yang ingin tampil stylish, butuh performa stabil, dan tidak ingin ribet dengan baterai. Jika Anda mencari smartphone Rp3 jutaan dengan rasa flagship tanpa harus membayar mahal, Infinix Note Edge layak masuk daftar teratas.
Baca juga:
- Infinix Note 60 Series Debut di CES 2026, Punya Konektivitas Satelit Non-Emergency!
- Bocoran Infinix GT 50 Pro Muncul, Siap Dominasi Pasar Gaming Mid-Range!
- Mengenal Teknologi Self-Repairing Baterai Infinix NOTE Edge, Sekali Cas Tahan Seharian!
Cari gadget berkualitas dengan harga terbaik? Temukan pilihan laptop, PC, dan komponen PC dengan harga terbaik hanya di Pemmz.com.
Cari tahu juga update berita terkini dan teraktual seputar teknologi dan gadget di Pemmzchannel.com.

















