Data terbaru mingguan dari retailer PC Jerman, Mindfactory, mengungkap dominasi absolut AMD dalam penjualan CPU. Minggu ke-28, AMD berhasil meraih 94% pangsa unit terjual, dengan total 1.725 prosesor. Sebaliknya, Intel hanya mampu menembus 150 unit atau 7,51% dari keseluruhan penjualan. Rasio ini menandai selisih hampir 12 banding 1 antara team red dan team blue, mempertegas kepercayaan konsumen terhadap performa dan nilai AMD di pasar desktop DIY.
Penjualan AMD Meroket, Lalu Bagaimana Nasib Intel?
Intel sejatinya meluncurkan sejumlah SKU generasi ke-14 (Core Ultra 200S) dan seri Raptor Lake, namun angka penjualan menunjukkan hasil memprihatinkan. Arrow Lake-S terjual hanya 20 unit, Alder Lake di angka 10 unit, dan total gabungan semua prosesor Intel baru tak sampai menembus 150 unit. Kegagalan ini mengejutkan, mengingat Intel pernah mendominasi pasar mainstream selama puluhan tahun sebelum era Ryzen.
AMD Dominasi Pendapatan Pasar dengan ASP Lebih Tinggi
Bukan hanya jumlah unit, AMD juga unggul dalam pendapatan. Rata-rata harga jual (ASP) CPU AMD mencapai €311, sedangkan Intel hanya €254. Skor ini menjadikan revenue share AMD meroket ke 93,77%, sedangkan Intel terjungkal di 6,23%. Konsumen diy diyakinkan bahwa mereka mendapatkan nilai terbaik meski harus membayar sedikit lebih mahal.
CPU Paling Laris di Mindfactory
Dua raja penjualan di Mindfactory masih diduduki oleh keluarga X3D:
- Ryzen 7 9800X3D: prosesor gaming terbaik, mampu menyumbang sebagian besar unit terjual.
- Ryzen 7 7800X3D: varian premium kedua, mengokohkan reputasi 3D V-Cache di kalangan gamer.
Intel bahkan tak menembus daftar 20 CPU terlaris, dengan Core Ultra 7 265K sebagai yang tertinggi—hanya 20 unit.

Apa yang Membuat AMD Unggul?
Beberapa faktor kunci keberhasilan AMD:
- Arsitektur Zen 5 dengan 3D V-Cache menawarkan peningkatan performa gaming hingga 20%.
- Platform AM5 yang stabil dan upgrade-friendly, menjaring loyalitas penggemar.
- Dukungan bundle dan diskon eksklusif di retailer seperti Mindfactory.
- Keandalan reputasi Ryzen di segmen content creation dan multitasking.
Implikasi untuk Pasar Desktop 2025
Kepemimpinan AMD di Mindfactory memprediksi tren global: konsumen DIY semakin memilih performa dan upgrade path yang jelas. Intel perlu bereaksi cepat, baik melalui harga, inovasi arsitektur, maupun mitra ritel, untuk menghindari krisis pangsa pasar yang lebih dalam.
Baca juga:
- Permintaan Prosesor Intel Lama Naik Drastit, Ini Penyebabnya!
- Intel Nova Lake, Revolusi CPU Terbesar Sepanjang Sejarah, Siap Libas Dominasi AMD di 2026!
- Intel Restukturisasi Besar-besaran di Era CEO Lip-Bu Tan!
Cari gadget berkualitas dengan harga terbaik? Temukan pilihan laptop, PC, dan komponen PC dengan harga terbaik hanya di Pemmz.com.
Cari tahu juga update berita terkini dan teraktual seputar teknologi dan gadget di Pemmzchannel.com.



















