Xiaomi baru-baru ini menghentikan sementara distribusi pembaruan HyperOS untuk beberapa ponsel lama setelah muncul laporan “black screen” atau layar hitam. Masalah ini tidak terjadi pada semua pengguna, tapi Xiaomi memilih berhati-hati dengan menunda update sembari menyelidiki penyebabnya. Dua versi HyperOS yang terkena penundaan adalah OS2.0.5.0.VLQIDXM dan OS2.0.7.0.VLQMIXM. Sebelumnya, pembaruan ini sudah dirilis secara bertahap, namun dihentikan setelah beberapa pengguna melaporkan masalah.
Menurut investigasi awal, perbaikan layar tidak resmi menjadi salah satu penyebab utama. Ponsel yang pernah diganti layarnya oleh bengkel non-resmi lebih rentan mengalami error ini. Xiaomi belum memastikan apakah ada faktor lain, seperti bug di sisi software. Namun, mereka menekankan pentingnya menggunakan layanan resmi untuk perbaikan ponsel.
Kenapa Layar Hitam Terjadi Setelah Update HyperOS?
HyperOS ini dirancang untuk bekerja sangat optimal dengan komponen hardware asli Xiaomi. Jika ponsel pernah diperbaiki dengan spare part non-original, sistem mungkin gagal mengenali hardware dengan benar, sehingga mengakibatkan layar hitam. Beberapa kemungkinan penyebab lainnya:

- Ketidakcocokan driver: HyperOS mungkin memerlukan driver yang spesifik yang tidak terpenuhi oleh layar pengganti non-resmi.
- Perubahan konfigurasi sistem: Pembaruan besar seperti HyperOS bisa mengubah cara sistem berinteraksi dengan hardware.
- Kerusakan sebelumnya: Jika layar sudah bermasalah sebelum update, pembaruan software bisa memperburuk kondisi.
Xiaomi sekarang masih menyelidiki apakah ada bug software yang sangat luas. Untuk sementara, mereka menghentikan update di versi yang bermasalah dan juga menyarankan pengguna yang terdampak untuk menghubungi layanan yang resmi.
Solusi dan Tips Hindari Masalah Setelah Update
Bagi pengguna Xiaomi yang belum atau sudah menginstall HyperOS, berikut beberapa langkah pencegahan:

- Cek riwayat perbaikan ponsel – Jika pernah ganti layar atau komponen lain di bengkel non-resmi, tunda dulu pembaruan HyperOS sampai ada konfirmasi aman dari Xiaomi.
- Gunakan layanan resmi – Meski lebih mahal, perbaikan di service center Xiaomi memastikan komponen yang digunakan kompatibel dengan update terbaru.
- Backup data sebelum update – Siapkan cadangan data penting untuk menghindari kehilangan file jika terjadi error.
- Pantau pengumuman resmi – Ikuti perkembangan dari MIUI Forum atau akun sosial Xiaomi untuk tahu kapan pembaruan dilanjutkan.
Jika ponsel sudah terkena black screen, coba hubungi dukungan Xiaomi atau bawa ke service center terdekat. Jangan paksa restart atau instal ulang sendiri, sebab dapat memperparah kerusakan.
Baca juga:
- Bocoran Tanggal Rilis Xiaomi HyperOS 2.2 untuk Perangkat Flagship dan Mid-Range!
- Xiaomi HyperOS 26 Tiruan Apple atau Inovasi Sendiri?
- Perbandingan Desain iOS 26 dan HyperOS 2: Mana yang Lebih Nyaman di Mata?
Cari gadget berkualitas dengan harga terbaik? Temukan pilihan laptop, PC, dan komponen PC dengan harga terbaik hanya di Pemmz.com.
Cari tahu juga update berita terkini dan teraktual seputar teknologi dan gadget di Pemmzchannel.com.



















