Keputusan Microsoft untuk menghentikan dukungan Windows 11 pada perangkat OEM generasi lama tentu saja cukup mengejutkan banyak pengguna. Bagaimana tidak? Banyak perangkat yang sebelumnya masih bisa menjalankan sistem operasi tersebut, kini malah tidak bisa lagi menikmati update dan fitur terbaru. Lebih dari itu, Microsoft justru merekomendasikan agar pengguna beralih ke komponen yang lebih baru. Lantas, sebenarnya apa alasan di balik langkah yang diambil oleh raksasa teknologi ini? Yuk, kita bahas lebih lanjut!
Alasan Microsoft Tidak Lagi Mendukung Windows 11 di Perangkat Lama
Berdasarkan informasi yang kami dapatkan langsung dari situs resmi Microsoft, perusahaan ini menjelaskan bahwa sistem operasi Windows 11 versi 24H2 hanya akan berjalan dengan baik pada perangkat yang menggunakan komponen keluaran terbaru. Alasan utama dari kebijakan ini adalah untuk meningkatkan pengalaman pengguna secara keseluruhan, terutama dalam hal performa, stabilitas, dan yang paling penting—keamanan.

Dengan begitu, Microsoft ingin memastikan bahwa setiap perangkat yang menjalankan Windows 11 bisa mendapatkan pengalaman terbaik tanpa hambatan teknis yang mungkin muncul akibat keterbatasan hardware lawas.
Sebagai bagian dari kebijakan ini, Microsoft juga telah merilis daftar resmi mengenai komponen yang mereka rekomendasikan sebagai standar minimal agar sistem operasi ini dapat berjalan optimal. Salah satu poin utama dalam daftar tersebut adalah prosesor yang digunakan. Dalam hal ini, prosesor yang masuk ke dalam kategori minimum untuk menjalankan Windows 11 adalah Intel generasi ke-11. Artinya, jika kamu masih menggunakan prosesor yang lebih lama dari itu, maka perangkatmu mungkin tidak lagi mendapatkan dukungan resmi dari Microsoft.
Windows 11 Hanya Cocok untuk Perangkat dengan Prosesor Terbaru
Meski Microsoft memutuskan untuk membatasi dukungan Windows 11 hanya untuk perangkat dengan komponen yang lebih modern, bukan berarti pengguna yang masih memakai perangkat OEM lama tidak bisa sama sekali menjalankan sistem operasi ini.

Namun, yang menjadi perhatian adalah penghentian pembaruan secara berkala dari Microsoft. Hal ini berarti perangkat yang tidak memenuhi standar terbaru akan lebih rentan terhadap berbagai ancaman keamanan, karena tidak lagi mendapatkan update patch dan peningkatan fitur yang biasanya disediakan melalui update rutin.
Perlu diperhatikan juga bahwa kebijakan ini saat ini hanya berlaku bagi perangkat yang berbasis original equipment manufacturer (OEM). Jadi, bagi pengguna yang menggunakan perangkat rakitan atau membeli komponen secara terpisah, kemungkinan besar kebijakan ini tidak akan terlalu berdampak dalam waktu dekat. Meski demikian, tetap saja ada potensi di masa depan bahwa Microsoft akan semakin memperketat persyaratan ini dan akhirnya membatasi lebih banyak perangkat dari menerima update Windows 11.
Perlukah Upgrade atau Tetap Bertahan dengan Komponen Lama?
Nah, kalau kamu masih menggunakan perangkat dengan komponen lawas. Kira-kira apa yang akan kamu lakukan? Apakah kamu akan mengikuti rekomendasi dari Microsoft dan mulai mempertimbangkan untuk upgrade ke perangkat yang lebih baru. Agar tetap bisa mendapatkan dukungan penuh?.


Atau justru kamu merasa tidak perlu melakukan upgrade karena kebutuhan komputasi sehari-harimu masih bisa terpenuhi dengan baik meskipun tanpa update terbaru dari Windows 11? Yuk, bagikan pendapat dan pengalamanmu di kolom komentar, siapa tahu ada teman-teman lain yang punya pendapat serupa atau justru berbeda!
Baca juga:
- Bahaya atau Tidak? Ini Risiko Mematikan Laptop Saat Update Windows 11!
- Misteri iPhone 9 dan Windows 9, Mengapa Keduanya Tidak Pernah Dirilis?
- Local Disk C Penuh di Windows 10/11? Coba Cara Ini Tanpa Menghapus Data!
Cari gadget berkualitas dengan harga terbaik? Temukan pilihan laptop, PC, dan komponen PC dengan harga terbaik hanya di Pemmz.com.
Cari tahu juga update berita terkini dan teraktual seputar teknologi dan gadget di Pemmzchannel.com.



















