Seiring dengan perkembangan teknologi kecerdasan buatan yang semakin pesat, OpenAI, perusahaan di balik ChatGPT, tampaknya mulai mengambil langkah besar dengan melebarkan sayapnya ke industri prosesor AI. Hal ini terlihat dari upaya mereka yang kini tengah merancang chip AI kustom pertama mereka. Proyek ambisius ini diharapkan bisa selesai dalam beberapa bulan ke depan dan menjadi langkah awal bagi OpenAI dalam mengurangi ketergantungan pada penyedia chip AI yang sudah ada.
Setelah desain chip tersebut rampung, OpenAI berencana mengirimkannya ke TSMC, salah satu perusahaan manufaktur semikonduktor terbesar di dunia, untuk mulai diproduksi. Jika semuanya berjalan sesuai rencana, produksi massal prosesor ini ditargetkan akan berlangsung pada tahun 2026. Dengan langkah ini, OpenAI tidak hanya ingin menciptakan prosesor AI yang lebih efisien tetapi juga ingin bersaing langsung dengan produsen chip lain yang sudah mapan di industri ini.
OpenAI Siap Luncurkan Prosesor AI Kustom Pertama
Chip AI yang sedang dikembangkan OpenAI disebut-sebut akan menggunakan arsitektur systolic array, yang dirancang untuk mempercepat pemrosesan data dengan pola kerja yang lebih efisien. Arsitektur ini memungkinkan data mengalir dengan lancar dalam pola yang terstruktur, sehingga kinerja chip bisa lebih optimal dibandingkan prosesor konvensional.

Selain itu, OpenAI berencana menggunakan memori HBM (High Bandwidth Memory) untuk chip ini. Namun, masih belum jelas apakah mereka akan mengadopsi teknologi HBM3E atau langsung melompat ke HBM4. Untuk fabrikasi chipnya sendiri, OpenAI dikabarkan akan menggunakan teknologi manufaktur proses N3 dari TSMC, yang termasuk dalam kategori 3nm. Teknologi ini telah terbukti mampu meningkatkan efisiensi daya dan performa, menjadikannya pilihan ideal bagi OpenAI dalam menghadirkan prosesor AI berkinerja tinggi.
Dalam mengembangkan prosesor AI ini, OpenAI diketahui bekerja sama dengan Broadcom. Salah satu perusahaan semikonduktor ternama. OpenAI sendiri lebih fokus dalam merancang inti prosesor, sementara Broadcom menangani elemen tambahan seperti CPU, memori, antarmuka I/O. Hingga menyusun desain akhir dari chip ini.
Proses pengembangan ini dipimpin oleh Richard Ho, seorang ahli chip yang sebelumnya pernah bekerja di Google dan terlibat dalam pengembangan TPU (Tensor Processing Unit) milik Google. Tim yang dipimpin Ho pun terus berkembang, dengan jumlah teknisi yang dilaporkan meningkat dua kali lipat menjadi sekitar 40 orang dalam beberapa waktu terakhir. Meski demikian, jumlah ini masih tergolong kecil jika dibandingkan dengan tim pengembang chip AI milik Amazon Web Services atau Google.
Kapan Tanggal Rilisnya?
Secara internal, OpenAI melihat proyek chip kustom ini sebagai langkah strategis untuk meningkatkan daya tawarnya terhadap pemasok chip yang ada. Terutama Nvidia, yang saat ini masih mendominasi pasar prosesor AI. Jika proyek ini sukses, OpenAI berencana untuk terus menyempurnakan desain chip mereka. Menambahkan berbagai fitur baru di setiap iterasinya, dan secara bertahap mengurangi ketergantungan pada vendor eksternal.

Versi pertama chip ini diperkirakan hanya akan diproduksi dalam jumlah terbatas. Dan lebih difokuskan untuk menangani beban kerja inferensi pada model AI. Dibandingkan digunakan untuk proses pelatihan model yang membutuhkan daya komputasi lebih besar. Mengingat biaya pengembangan prosesor AI kelas atas ini tidak murah. Para analis memperkirakan bahwa satu model chip bisa menghabiskan biaya hingga ratusan juta dolar. Bahkan bisa mencapai dua kali lipat jika memperhitungkan infrastruktur pendukungnya.
Namun, jika OpenAI mampu mengembangkan lebih dari satu jenis prosesor dalam platform yang sama. Maka biaya produksi per chip bisa ditekan dan menjadi lebih hemat dalam jangka panjang. Jika strategi ini berjalan lancar, OpenAI bisa memangkas ketergantungan pada Nvidia dan sekaligus mengurangi biaya operasional mereka. Jika semuanya sesuai rencana, produksi massal chip ini kemungkinan besar akan dimulai pada pertengahan tahun 2026. Dan OpenAI bisa mulai menggunakannya secara luas pada paruh kedua tahun 2026.
Baca juga:
- OpenAI Ditinggal Petingginya, Apa yang Terjadi?
- OpenAI Kenalkan O3 dan O3 Mini, Solusi AI dengan Akurasi Lebih Tepat!
- Alibaba Luncurkan Model AI Qwen 2.5-Max, Siap Tantang DeepSeek dan GPT OpenAI
Cari gadget berkualitas dengan harga terbaik? Temukan pilihan laptop, PC, dan komponen PC dengan harga terbaik hanya di Pemmz.com.
Cari tahu juga update berita terkini dan teraktual seputar teknologi dan gadget di Pemmzchannel.com.



















