Review : Xenom Pegasus PS15SR – Slim 15.6″ Gaming Notebook with Geforce GT750M Performance

Xenom Pegasus PS15 ini mungkin tidak asing bagi beberapa dari pembaca setia blog Pemmz. Karena secara barebone, memang identik dengan W650EH-2 yang pernah Pemmz review sebelumnya. Hanya saja, pada W650EH-2, VGA yang di pasangkan adalah Geforce GT740M 2GB GDDR3, satu tingkat di bawah VGA yang ada pada Pegasus kali ini. Begitupun chipsetnya, masih diperuntukan untuk platform Ivy-Bridge. Nah yang menarik, Pegasus ini secara range harga akan bertemu dengan Lenovo Y510 yang sama-sama menggunakan geforce GT750M namun sudah mengaplikasikan VRAM jenis GDDR5. Di review sebelumnya, Lenovo Y500 yang pemmz review memang masih menggunakan CPU seri Ivy-Bridge. Hal ini tentu akan menjadi menarik bagi anda yang kebetulan ingin tahu, seberapa besar pengaruh Intel Haswell dalam mengeksplorasi kemampuan maksimal sebuah Geforce GT750M 2GB/GDDR3 dibanding performa sebuah GT750M GDDR5 yang di sandingkan dengan platform Ivy-Bridge. Langsung aja kita lihat yuukk . . .

<

Spesifikasi

Spesifikasi

Untuk review Xenom Pegasus kali ini, tim RnD Pemmz sengaja menggunakan processor core i7 dari keluarga Haswell yakni Intel core i7 4800MQ dan HDD  1TB dengan tujuan mendekati spesifikasi pesaing terdekatnya yang pemmz review sebelumnya. Untuk harga processor sendiri, antara core i7 4700MQ dengan core i7 4800MQ terpaut sekitar 1.9 juta rupiah. Sedangkan penggunaan RAM 8GB bertujuan memenuhi kapasitas yang di rekomendasikan pabrikan Nvidia untuk GT750M. Jika spesifikasi PS15 disamakan dengan spesifikasi Lenovo Y510P terbaru saat ini (ci7 4700MQ, 8GB, 1TB, GT750M/GDDR5), didapat harga US$ 1039. Sedangkan dengan spesifikasi yang kami uji, Xenom Pegasus jatuh di harga US$ 1227.

LG Gaming Monitor Campaign

Geforce GT750M

Geforce GT750M
Geforce GT750M

Masih berbasis Keppler GK107 (28nm), GT750M menawarkan Shader processor berjumlah 384 buah, 32 unit TMU dan 16 unit ROP, serta memory interface yag berjalan di 128-bit baik pada versi GDDR3 maupun versi GDDR5 nya. Untuk versi DDR3 core clock di set di angka 967MHz dan memory clock beroperasi dengan kecepatan hingga 1000MHz (pada PS15 yang kita uji hanya 900MHz). Secara teori, GT750M memang di arahkan untuk segmen menengah yang saat ini masih banyak di kuasai GT650M juga GTX660M. GT750M sendiri lebih cepat sekitar 10% di banding G650M di pengujian sintetik, dan lebih lambat juga 10% di banding GTX660M di pengujian yang sama. Dibanding seri di atasnya yakni GTX760M, seperti yang pemmz review pada MSI GE40-20C, performa GT750M versi GDDR3 ini berada sekitar 25% lebih lambat. Hal ini tentu saja akibat total cuda core yang hanya setengahnya dari seri GTX760M.

Di real game benchmark sendiri, performanya tentu bervariasi, tergantung preset dan resolusi yang di gunakan. Tapi bisa di rata-rata, GT750M lebih kencang 15-20% dari GT650M dan hanya berbeda tipis dari GTX660M. Seperti kita tahu, VGA Geforce dengan kode GT memang di tujukan untuk notebook-notebook dengan resolusi menengah ke bawah. Menarik bukan?

Design

Design

Seperti di sebutkan di atas, Xenom Pegasus PS15 menggunakan barebone yang sama dengan Clevo W650EH-2, namun secara isi, motherboardnya sudah di revisi. Hal ini bisa langsung terlihat pada perbedaan konektifitas dan dukungan storage, dimana Xenom Pegasus PS15 sudah menambah jumlah USB 3.0 port dan menyertakan sebuah m-SATA slot. Diluar kedua hal tersebut, secara fisik, casing  dan lokasi port Xenom Pegasus PS15 sama dengan W650EH-2.

dislokasi port

Bentuknya yang menipis di area depan, membuat Xenom Pegasus PS15 mau tak mau harus merelakan posisi beberapa port sedikit tidak tepat lokasi. Misalkan saja posisi USB port disebelah kanan (tampak LCD), membuat penggunaan mouse di meja yang sempit sedikit merepotkan. ODD juga seringkali tersangkut pada kabel mouse dengan posisinya yang lebih ke atas.

Display

stock LCD panel
Mantulnya itu loh . . .

Untuk spesifikasi standar, Xenom Pegasus PS15 masih dibekali LCD dengan resolusi HD (1366x768p) dengan tipe Glare. Hal ini tidaklah aneh mengingat kemampuan VGA Card yang di sandangnya. Tapi tentunya bisa anda upgrade ke lcd 15.6″ Full HD hingga tipe Anti-Glare. Karena secara teori, GT750M masih mampu di andalkan untuk bermain game di resolusi menengah hingga atas (full HD), tentunya di game-game tertentu.

Port & Connectivity

Port & Connectivity

Semua posisi port koneksi, juga lubang exhaust sama persis dengan W650EH-2, seperti yang bisa pemmZHolics lihat, salah satu USB port di sebelah kiri sudah berwarna biru yang artinya mendukung device versi 3.0.

Upgrade Option

Upgrade Option
1. Tampak bawah Xenom Pegasus.
2. So-Dimm slot, menampung hingga 16GB (2x8GB)
3. HDD 2.5″ Area
4. Socket rPGA947 untuk processor keluarga Haswell.
5. mini PCI slot, siap menampung m-SATA SSD atau modul modem.
6. SIM card slot sudah di siapkan.

Dengan harga mulai US$ 749, Xenom Pegasus PS15 sepertinya di posisikan bermain di dua area sekaligus. Bisa menyasar kelas start-up gaming notebook, bisa juga bermain di mid-level. Nah, dengan harga US$ 749, konfigurasi standarnya yakni Intel core i3 4000MQ, RAM DDR3 4GB/1600MHz, HDD 500GB dan DVD-RW plus LCD 15.6″ Glare. Xenom Pegasus PS15 sepertinya akan bersaing dengan ASUS N series, Lenovo Y410 series dan Acer V5 series.

Untuk opsi custom, seperti di singgung di atas, Xenom Pegasus PS15 memiliki kelebihan di area storage di banding W650EH-2. Selain port SATA 2.5″, Disini pengguna bisa menambahkan sebuah SSD jenis m-SATA yang mampu meningkatkan akselerasi sistem keseluruhan hingga 250%. Untuk memory, tersedia 2 buah slot SO-dimm DDR3 yang bisa pasangkan sebuah So-Dimm 8GB di tiap slotnya. Total kapasitas yang dapat di tampung yakni 16GB.

Performance

Unigine Heaven Benchmark

Synt Bench

Perbedaan performa ketiga jenis VGA card menengah ini bisa pemmZHolics lihat pada tabel di atas. Perbedaan paling mencolok ada pada pengujian berbasis dx9 dan dx10. Sedangkan benchmark berbasis dx11 dan new dx11.1, gap yang ada bisa di abaikan. Untuk performa keseluruhan lewat pengijian PCMArk 7, Xenom Pegasus PS15 cukup bisa bersaing dengan kedua rivalnya. Tentu saja hal ini di karenakan penggunaan processor yang paling tinggi dari kedua rivalnya.

Real Game

RE6 2013-10-10 17-27-05-36

Battery Benchmark

Battery bench

Manajemen battery pada produk-produk Xenom memang terkenal sangat baik, termasuk Xenom Pegasus PS15. Bisa pemmZHolics lihat pada pengujian yang kami lakukan mengunakan software battery eat pro dengan mode classic, walau kapasitas hampir sama dengan lenovo, tapi mampu bertahan 27% lebih lama.

Working Temperature

Temp

Dalam hal disipasi panas, heatsink yang ada pada produk-produk Xenom juga punya keistimewaan lebih. Walau pada pengujian, suhu vga paling panas adalah GT750 GDDR3 pada Xenom Pegasus PS15, namun proses disipasinya 30% lebih cepat dari kedua kompetitornya. Dengan kata lain, heatsink Xenom Pegasus PS15 sangat baik menyerap panas.

Conclusion

Dari sisi design, Xenom Pegasus PS15 bisa di bilang cukup up to date. Modelnya yang “shapy” dan bobotnya yang cukup ringan masih nyaman di masukan dalam sleve bag. Hanya pewarnaan pada casing yang menurut pemmz kurang mendukung. Misalkan saja seluruh casing di beri warna solid, hitam atau putih, mungkin akan lebih eye-catchy.

Xenom Pegasus PS15 cukup bisa di andalkan sebagai notebook dengan nilai investasi menengah. Maksudnya adalah, dengan tambahan sebuah slot m-SATA opsi upgrade di sisi storage jadi nilai tambah di kemudian hari. Geforce GT750M yang di bawanya juga sudah cukup mumpuni untuk menjalankan semua jenis game 3D modern tentunya dengan kualitas grafis menengah (resolusi 720p). Game modern yang kami coba seperti Crysis 3, mampu di jalankan dengan sangat lancar di resolusi 720 preset high. Ini sudah cukup membuktikan bahwa GT750M adalah VGA kelas serius.

Rival terdekatnya adalah Lenovo Y510p yang sama-sama menggunakan GT750M(versi GDDR5), namun sayangnya, unit Lenovo Y510 yang benar-benar bisa dijadikan perbandingan, sama sekali tidak terdeteksi keberadaannya di pasaran. Beberapa waktu lalu sempat beredar Y410p dengan LCD 14″, sayangnya lagi, tipe ini juga sudah habis dimana-mana.

Pros :

  • Mendukung penggunaan mSATA SSD.
  • Upgradeable screen type (resolution upgrade).

Cons :

  • Geforce GT750 yang di gunakan masih versi GDDR3.

Fair :

  • Mengejar design tipis, mengharuskan posisi port sangat berdekatan.

Follow us @pemmz, facebook, slideshare